|
Antam dan BHP Billtion Bahas Percepatan Kerja Sama
Rabu, 05 Maret 2008 | 20:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT Aneka Tambang Tbk. dan BHP Billiton telah membahas untuk mempercepat pembentukan joint venture agreement untuk menggarap tambang nikel di Buli, Halmahera Timur, Maluku Utara, dan Pulan Gag di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat.
"Kami ingin joint venture agreement ini diselesaikan secepatnya supaya bisa melakukan langkah selanjutnya," ujar Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia Antam Syahrir Ika hari ini (5/3) seusai pertemuan dengan BHP Billiton di Jakarta.
Ia menjelaskan kedua pihak juga membahas masalah forestry, pajak, development schedule dan aturan main baru tentang kontrak karya dalam pertemuan itu. "Kami sedang menyiapkan semua persyaratan dan langkah antisipasi untuk dimuat dalam kontrak karya," ujarnya.
Namun, Syahrir enggan berkomentar tentang target penyelesaian perjajian dan nilai investasi proyek itu. "Belum bisa dibicarakan," katanya.
Mengenai komposisi kepemilikan, Antam berharap dalam jangka panjang mendapat porsi yang besar. Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman modal Muhammad Lutfi mengatakan Antam dan BHP, masing-masing mendapat 50 persen saham proyek itu.
"Kami akan memakai teknologi baru, hydromet dan ferromet dalam proyek itu. Kalau sudah paham dengan teknologi itu, kami akan memikirkan kepemilikan mayoritas," kata Syahrir. Sorta Tobing
INDEKS BERITA LAINNYA :
|