Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Harga Minyak di Atas US$ 100 per Barel

BI : Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Hanya 6,2 Persen
Kamis, 06 Maret 2008 | 16:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2008 hanya mencapai 6,2 persen, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 6,5 persen. penyebabnya situasi harga minyak yang tinggi.

Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Amril Arief mengatakan, tingginya harga minyak menyebabkan pertumbuhan ekspor melambat yang diikuti rendahnya tingkat konsumsi dan investasi swasta dibanding proyeksi awal.

Menurut dia, meskipun dampak perlambatan ekonomi global terhadap perekonomian Indonesia dapat diminimalkan, tapi peningkatan komoditas pangan dan energi menyebabkan kenaikan tekanan inflasi dunia yang bisa mendorong perlambatan ekonomi domestik dan meningkatkan tekanan inflasi. "BI memandang perekonomian akan menghadapi berbagai faktor risiko dan tantangan yang berat khususnya pencapaian target inflasi," kata Amril di gedung Bank Indonesia Jakarta, Kamis (6/3).

Harga minyak dunia di pasar Asia pada perdagangan Kamis (6/3) pagi, melonjak ke level US$ 104,80 per barel akibat adanya kekhawatiran pasar terhadap turunnya pasokan minyak di Amerika Serikat, sementara .organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) memutuskan tetap mempertahankan produksinya.

Pada penutupan perdagangan di pasar New York, harga minyak jenis light sweet untuk pengiriman April ditutup pada harga US$ 104,52 per barel. Di London minyak jenis Brent North Sea untuk pengiriman April naik menjadi US$ 101,64 per barel.


Eko Nopiansyah | AFP

Dari Arsip Majalah TEMPO
Nasihat Soros untuk Jakarta  | 08 Desember 1998
Maaf, Masih Turun Mesin  | 10 November 1998
Perekonomian 2004: Merangkak di Tengah Gemuruh Politik | 27 Desember 2004
Kandang Sapi dan TV Berwarna | 20 Desember 2004
Belajar dari Roosevelt | 29 November 2004
Pro-Pasar | 22 November 2004
Optimistis, dengan Sejumlah Catatan | 15 November 2004
Tahun 2005: Optimisme dengan Kehati-hatian | 15 November 2004
Menggenjot Produksi, Bukan Konsumsi | 15 November 2004
Berharap Pemerintah Berani Trengginas | 15 November 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Boediono: Semua Target Ekonomi Realistis
UBS Perkirakan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,8 Persen
Waspadai Gejala Deindustrialisasi
Perekonomian Kota Solo Tumbuh 5,62 Persen
Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Indonesia 2008 Sama-sama Tinggi
Econit Prediksi Indonesia Tahun Ini Tumbuh 6 Persen
Pertumbuhan Ekonomi Tidak Terganggu Harga Minyak
Kalla Ingatkan Dominasi Perusahaan Asing
Ekonomi Asia Akan Tumbuh 8 Persen
Pertumbuhan Ekonomi AS turun 2 persen
> selengkapnya...

Referensi

Pertumbuhan Penduduk Makmur di Asia-Pasifik dari 2005-2006
Realisasi Investasi

Website

Departemen Keuangan
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118740 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menabrak Pakem Seni Trimatra
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data