|
Kerusakan Jalan Pantura Jawa Tengah Terparah
Jum'at, 07 Maret 2008 | 07:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Departemen Pekerjaan Umum mencatat kerusakan jalan akibat banjir di pantai utara (Pantura) Jawa Tengan terparah. Untuk mengatasinya, pemerintah mengalokasikan hampir 50 persen dari dana penanganan darurat.
Menurut Direktur Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Hermanto Dardak, diperlukan dana tak kurang dari Rp 91,596 miliar untuk perbaikan semi-permanen. "Sudah disiapkan 30 tim untuk memperbaiki jalan tersebut," kata dia di kantornya, kemarin.
Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan diperlukan dana Rp 80 miliar perbaikan jalan itu. Untuk perbaikan semi-permanen di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi dana yang dibutuhkan Rp 200-220 miliar.
Akibat banjir yang merendam pantura di tiga bulan belakangan ini, pemerintah harus menyediakan total dana Rp 170,577 miliar. Kerusakan terparah setelah Jawa Tengah dialami Jawa Timur dan Jawa Barat. Pemerintah menganggarkan Rp 26,605 miliar di Jawa Timur dan Rp 23,405 miliar di Jawa Barat. Adapun sisanya, Rp 20 miliar dan Rp 8,97 miliar untuk perbaikan jalan di DKI Jakarta dan Banten.
Hermanto melanjutkan, perbaikan semi-permanen akan dilanjutkan perbaikan secara permanen yang membutuhkan dana Rp 560,314 miliar. "Perbaikan permanen sudah dimulai di Semarang-Demak," ujar dia. Sedangkan perbaikan semi-permanen seperti dilakukan di Jalan Cakung-Cilincing.
Kerusakan jalan tahun ini terlihat lebih parah dari tahun sebelumnya. Karena, menurut Hermanto, kerusakan terjadi di jalur sibuk. Jalan nasional yang rusak parah sekitar 120 kilometer dari 35 ribu kilometer jalan nasional yang ada.
RIEKA RAHADIANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|