Saham Dow Jones Jatuh
Jum'at, 07 Maret 2008 | 10:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Saham-saham dalam perdagangan di bursa New York kemarin berjatuhan akibat pasar kredit sakit dan pukulan penyitaan rumah. Termasuk saham Dow Jones yang turun 214,60 poin atau 1,75 persen menjadi 12.040,39. Hampir terpeleset di level 12 ribu, yang terjadi pertama kalinya di Januari sejak November 2006.
"Hari yang buruk dalam rangkaian hari-hari yang buruk," ujar analis ekuitas JP Morgan, Thomas J. Lee. Dow Jones sempat mengambil keuntungan dalam sesi yang tak tentu, dan sempat jatuh di empat sesi sebelumnya.
Pelaku pasar juga prihatin dengan pertumbuhan kredit setelah Thornburg Mortgage Inc. dan Carlyle Group mengungkapkan kesulitan investasi di perumahan sekunder. Kedua perusahaan itu gagal memenuhi margin, karena membayar utang atau investasi yang lebih besar. Kendati demikian, harga obligasi justru naik.
Harga minyak mentah ringan, sweet crude naik ke rekor baru Kamis lalu setelah mengalami penurunan tak terduga di suplai minyak mentah Amerika Serikat dan akibat antisipasi OPEC untuk tak menambah produksi. Harga minyak naik 95 sen menuju rekor US$ 105,47 per barel.
Emas, meski dikenal sebagai investasi yang stabil juga terpleset dalam perdagangan kemarin, namun hanya US$ 20 dari level psikologis US$ 1,000 per ons.
Saham perusahaan finansial lainnya juga turun. Citigroup Inc. turun 98 sen menjadi US$ 21,71, angka terendah dalam sembilan tahun terakhir. Merril Lynch & Co turun 7 persen menjadi US$ 45,86, sementara Washington Mutual Inc. jatuh US$ 1,04 menjari US$ 11,76.
Saham Nikkei Jepang ditutup naik 1,88 persen. FTSE 100 Inggris turun 1, 49 persen, DAX Jerman juga turun 1,38 persen, dan CACA-40 Perancis ditutup turun 1,65 persen.
RIEKA RAHADIANA
Topik :




Komentar Anda :