|
Inflasi Cina Tembus Rekor Baru
Senin, 10 Maret 2008 | 08:52 WIB
TEMPO Interaktif, BEIJING: Inflasi di Cina mencapai rekor tertinggi dalam sebelas tahun terakhir. Bulan lalu, inflasi Cina mencapai 8,3 persen akibat kenaikan bahan pangan dan spekulasi kenaikan suku bunga, media setempat melaporkan kemarin.
Musim dingin yang menghambat jaringan transportasi serta Fistival Tahun Baru Cina yang mendorong kenaikan permintaan, juga turut memicu kenaikan harga pangan dan komoditas penting lainnya.
Menurut laporan Xinhua, kantor berita pemerintah Cina, perkiraan inflasi 8,3 persen disampaikan oleh Bank of China, bank terbesar kedua di negeri Tirai Bambu tersebut. Ini mendahului publikasi inflasi resmi oleh Badan Statistik Nasional, yang digunakan oleh otoritas moneter untuk memutuskan kebijakan pengetatan uang beredar.
Indeks harga konsumen sudah menembus 7,1 persen pada Januari, level tertinggi sejak September 1996. "Semua orang tahu bahwa inflasi akan mencapai 8 persen pada Februari," kata Chen Xingdong, Kepala Ekonom BNP Paribas Asia, cabang Beijing. "Logikanya, inflasi Februari memang lebih tinggi ketimbang Januari."
Dalam laporannya, Bank of China mengatakan kenaikan indeks inflasi pada Februari dipicu oleh kenaikan harga pangan. "Ketika masyarakat berpikir harga akan naik, maka mereka belanja lebih banyak untuk ke depan, sehingga harga semakin naik," kata laporan bank tersebut.
Xinhua I Heri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|