|
India Dikejutkan Inflasi Tinggi
Senin, 10 Maret 2008 | 09:48 WIB
TEMPO Interaktif, Mumbai:-- Laju inflasi India mencapai level tertinggi dalam sepuluh bulan terakhir. Menurut catatan data resmi akhir pekan lalu, inflasi year on year pada bulan lalu diperkirakan mencapai 5,02 persen.
Laju inflasi tersebut menembus target bank sentral India yang semula memperkirakan mendekati 5 persen untuk setahun fiskal yang berakhir pada Maret 2008. Bahkan, angka itu mengejutkan kalangan analis yang menurut prediksi mereka hanya 4,8 persen.
Tekanan inflasi itu dipicu oleh kenaikan harga ikan, sayuran, buah-buahan, susu dan bahan pangan lainnya. Gubernur bank sentral India Y.V. Reddy mengatakan institusinya akan fokus mengendalikan harga sembari tetap berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi negeri dengan populasi 1 miliar manusia ini.
"Bagi kaum miskin, mereka perlu waktu merasakan dampak positif pertumbuhan ekonomi," kata Reddy di Paris, Jumat pekan lalu. "Namun, kenaikan harga langsung dirasakan oleh mereka."
Analis JP Morgan, Rajeev Malik menekankan yang penting pemerintah dan bank sentral memberikan sinyal bahwa risiko inflasi lebih mengkhawatirkan ketimbang risiko pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan turun menjadi 8,8 persen tahun fiskal ini dibandingkan tahun lalu sebesar 9,6 persen. Kalangan ekonom malah memperkirakan ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh sekitar 7 persen.
Tetangga Indonesia, raksasa ekonomi Cina yang tumbuh 11,4 persen tahun lalu juga sedang dibelit oleh inflasi. Inflasi di Cina pada Januari lalu mencapai 7,1 persen year on year.
INDEKS BERITA LAINNYA :
|