Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Minta PLN Lebih Tanggap
Senin, 10 Maret 2008 | 23:41 WIB

TEMPO Interaktif, Teheran:
Presiden Yudhoyono mengatakan telah memerintahkan PT Perusahaan Listrik Negara untuk lebih tanggap dalam upaya pembangunan pembangkit listrik. Presiden meminta agar PLN bisa mencari alternatif dari pihak lain.

"Saya minta PLN membuka peluang pembangunan pembangkit listrik di luar proyek 10 ribu MW oleh pihak lain," kata Presiden saat berada di pesawat Garuda Indonesia yang membawanya bersama delegasi RI ke Teheran, Iran, Senin (10/3).

Presiden juga mengatakan telah berbicara dengan sejumlah gubernur untuk mengatasi kekurangan pasokan listrik. "PLN harus mengakomodasi upaya pihak lain untuk membangun pembangkit di bawah 150 MW," ujarnya.

Presiden mengungkapkan hal ini terkait perkiraan terjadinya krisis listrik hingga 2009 mendatang. Sebelumnya, PLN mengakui terjadinya ancaman krisis listrik karena mereka masih kesulitan dalam memenuhi pertumbuhan konsumsi listrik dengan kapasitas pasokan terbatas.

PLN Juga harus terus mencari akal karena pemerintah hanya menganggarkan Rp 54,88 triliun untuk subsidi kepada PLN. Padahal, harga bahan bakar minyak yang menjadi sumber energi utama pembangkit PLN terus melambung dalam tahun-tahun terakhir.

Mantan Manager PLN Pusat Penyaluran dan Pendistribusian Beban, Muldjo Adji, mengakui pemenuhan pertumbuhan beban listrik dari sisi pembangkitan masih minim (Koran Tempo, 24 Februari). Tahun ini hanya ada tambahan 60 MW dengan masuknya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Kamojang. Adapun semester dua tahun 2009 diperkirakan ada tambahan baru dari proyek PLTU 10 ribu MW.

PLN menyiapkan sejumlah solusi untuk mengatasi krisis listrik sebelum masuknya PLTU 10 ribu MW. Pertama, dari sisi PLN dengan pemeliharaan pembangkit listrik yang sudah ada. Kedua, dari sisi pelanggan. PLN meminta masyarakat berhemat. "Dengan kondisi sekarang, pilihannya cuma berhemat atau padam," ujar Muljo Adji beberapa waktu lalu.

PT PLN bahkan akan merevisi rencana kerja dan anggaran perusahaannya tahun ini. Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar mengatakan hal ini dilakukan karena adanya perubahan besaran subsidi, asumsi harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah.

Untuk mengatasi ketergantungan pada BBM, PLN akan mengusahakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap 10 ribu MW beroperasi tepat waktu, atau dipercepat. Upaya lain adalah dengan mempercepat masuknya gas ke sejumlah pembangkit-pembangkit PLN, pengalihan solar ke marine fuel oil, mengoptimalkan pembangkit listrik non-BBM, sosialisai hemat listrik dan kebijakan listrik insentif disinsentif. Kebijakan ini akan dibicarakan lebih intensif dengan DPR. -Bambang Harymurti (Teheran) | Dian

Dari Arsip Majalah TEMPO
Listrik Padam, Untung Ada Bulan  | 02 Maret 1999
Bisnis Sepekan  | 25 Agustus 2003
Molor Terganjal Obligasi  | 28 Juli 2003
PLN dan Krisis Listrik  | 02 Juni 2003
Bisnis Sepekan | 26 Januari 2004
Mengantisipasi Krisis Listrik  | 28 Oktober 2002
Rokade di Ronde Terakhir  | 09 Juli 2001
Saat Gelap Menelan Ibu Kota  | 16 September 2002
Cendana: Kartu Sakti Presiden  | 26 Pebruari 2001
Bebas Giliran | 21 Mei 1977
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Para Gubernur Sumatera Keluhkan Listrik ke Presiden
Krisis Listrik Hambat Investasi
Kalimantan Timur Masih Defisit Listrik 35 Megawatt
Industri Pelanggan PLN di Solo Diminta Hidupkan Genset
Lima PLTU Luar Jawa Mundur Hingga 2011
Pasokan Energi PLN Baru Aman Mulai 2009
PT Kawasan Industri Medan Undang Pemasok Listrik Swasta
Warga Kembali Demo PLN Samarinda
Investasi Listrik Rp 42 Miliar di Nias Sia-sia
Pasokan Listrik Selama Lebaran Dijamin Aman
> selengkapnya...

Referensi

Hemat Energi Versi PLN

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118954 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menteri Pertahanan Dukung IPO Krakatau
ACeS Menang Gugatan Lelang USO
Pejabat Cianjur Beda Pendapat soal BLT
Polisi Gerebek Pesta Ganja
Baru Tiga Kecamatan Dapat Kartu BLT

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data