|
Lima Kantor Wilayah Bea Cukai Direformasi
Selasa, 11 Maret 2008 | 14:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lima kantor wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai akan direformasi menjadi kantor modern. Lima kantor itu adalah Bea Cukai Malang, Kediri, Kudus, Tanjung Perak Surabaya, dan Batang. Reformasi ini menyusul Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tanjung Priok dan Batam yang sudah lebih dulu dilakukan.
Wakil Ketua Tim Reformasi Birokrasi Departemen Keuangan Edy Abdurrahman mengatakan, timnya saat ini sedang menyiapkan kelima daerah itu untuk mengadopsi sistem pelayanan modern. Diharapkan tahun 2008 ini sudah bisa dilakukan.
"Secara tekins baik dari sisi perlengkapannya, manusianya, dan sarana Teknologi Informasinya harus siap dulu," kata Edy kepada Tempo di Departemen Keuangan, Jakarta.
Menurut Edy, pihaknya sedang melakukan proses seleksi terhadap jajaran pejabat di Bea dan Cukai untuk mengisi kantor-kantor yang bakal direformasi itu. Pemerintah akan memilih orang-orang yang duduk di sana sesuai dengan kompetensinya.
"Mereka harus betul-betul bekerja sesuai dengan potensinya sehingga bisa efektif dan efisien menjalankan organisasi," kata Edy. Pemerintah, lanjutnya, menyiapkan asssesment center untuk itu dan menyiapkan training centre untuk mendidik pegawai yang dinilai masih under capacity.
Selain di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, menurut Edy, pemerintah juga akan melanjutkan reformasi di seluruh kantor-kantor pajak. Tahun ini, kata dia, reformasi birokrasi akan difokuskan untuk kantor-kantor pajak di luar Jawa Bali. "Sebelumnya Jawa Bali sudah lebih dulu dipratamakan (istilah kantor yang direformasi)," kata Edy.
Direktur Penyuluhan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Djoko Slamet Suryoputro mengatakan, tahun ini ditargetkan keseluruhan dari 330 kantor pelayanan pajak sudah direformasi. Sebagian besar yang di Jawa Bali sudah. Tinggal yang di luar Jawa. "Masalah Teknologi informasi, SDM, dan organisasinya kita perbaiki secara gradual," kata Djoko kepada Tempo.
Sebagaimana diketahui, Menteri Keuangan sejak setahun terakhir melakukan reformasi secara besar-besaran di jajaran birokrasi yang dipimpinnya. Reformasi birokrasi itu meliputi perbaikan mind set para birokrat, perbaikan sistem organisasi, teknologi, sampai ke penggajian yang lebih baik. Dirahapkan dengan cara itu kinerja birokrasi lebih efektif dan efisien.
AGUS SUPRIYANTO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|