close

Bank Syariah Diminta Bantu Pengembangan UKM

Rabu, 12 Maret 2008 | 12:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia meminta perbankan syariah membantu pengembangan dan pengelolaan usaha kecil menengah (UKM). Selama ini pengelolaan sektor ini masih bersifat tradisional.

Deputi Gubernur BI Siti Fadjriah mengatakan, pelaku UKM masih kesulitan memisahkan kekayaan pribadi dengan perusahaan karena usaha sektor ini biasanya berupa bisnis keluarga. "Mereka (UKM) perlu pendampingan, jadi bank syariah bukan hanya menjadi pemodal tapi penasihat manajemen," katanya di hotel Menara Peninsula Jakarta, Rabu (12/3).

Dia menjelaskan pembinaan manajemen itu juga akan menguntungkan bank syariah karena pendapatan dari bagi hasilnya akan baik. Sementara jika UKM yang dibiayai berkinerja buruk, perbankan syariah ikut menanggung kerugian.

Dia juga meminta bank asing yang ingin menyalurkan pembiayaan ke UKM agar bekerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau BPR Syariah di daerah supaya bisa menjangkau daerah yang lebih luas.

Saat ini, kata dia, aset Bank syariah sebesar Rp 36 triliun dengan penyaluran pembiayaan mendekati Rp 20 triliun pada 2007. Aset tersebut ditargetkan akan menjadi Rp 90-100 triliun sampai akhir 2008. Dari seluruh pembiayaan bank syariah, sebesar 70 persen diantaranya disalurkan ke sektor usaha kecil menengah.

EKO NOPIANSYAH

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan