close

Texas Pacific Group Akan Beri Tambahan Akuisisi BTPN

Rabu, 12 Maret 2008 | 15:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Texas Pacific Group akan memberikan tambahan US$ 18 juta dalam proses akuisisi PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional, Tbk. (BTPN), bila BTPN mampu memenhi syarat yang diajukan yang salah satunya adalah baiknya kinerja perseroan pada tahun lalu.

"Dealnya memang US$ 195 juta, tapi kalau performance perusahaan tahun lalu bagus, TPG akan memberi tambahan lagi sebesar US$ 18 juta" kata Direktur Utama PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional, Tbk. (BTPN), Paulus Wiranata, seusai acara listing saham BTPN di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (12/3).

TPG akan mengakuisisi BTPN dengan membeli 71,61 persen saham BTPN yang tidak dilepas ke publik yang saat ini dimiliki oleh PT Recapital Advisors (21,83 persen), Fuad Hasan Masyhur (20,2 persen), PT Danatama
Makmur (19,2 persen), dan PT Bakrie Capital Indonesia (10,1 persen). TPG melalui anak usahanya yaitu TPG Nusantara dan North Star akan mengakuisisi BTPN dengan nilai akuisisi US$ 195 juta. Tambahan tersebut kata Paulus akan diterima oleh pemegang saham BTPN yang masih ada sekarang, selain pemegang saham publik

BTPN dalam akuisisi ini juga tidak akan mendapat apapun, karena penjualan saham tersebut kesepakatannya langsung antara TPG dengan pemegang saham.

"Uang itu dan tambahannya kalau jadi akan masuk ke pemegang saham, bukan ke BTPN" kata Paulus.

ARI Astri Yunita

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [1] :

  • Ancur deh negara ini

    gile ancur beneran tuh negara indonesia ini. saham bank milik pemerintah aja bisa jebol dimiliki asing sebesar 80%, kapan kita bisa memiliki kekayaan negara ini & kita bisa menikmatinya untuk rakyat negeri ini???

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan