|
Perusahaan yang Tak Peduli Keselamatan Kerja akan Diumumkan
Rabu, 12 Maret 2008 | 20:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno akan mengumumkan perusahaan-perusahaan yang tidak mempunyai kepedulian dalam keselamatan dan kesehatan kerja. "Yang ndableg-ndableg itu kita umumkan," kata dia saat berdialog dalam acara Penyerahan Penghargaan Zero Accident dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, di Jakarta, Rabu (12/3).
Menurut Erman, keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi budaya perusahaan. "Ini harus menjadi etos," katanya. Menteri menambahkan pengumuman perusahaan yang abai terhadap keselamatan kerja tidak lagi setahun sekali. "Mau selamat kok nunggu setahun," katanya. Untuk itu, ia masih akan berdialog dengan para stakeholders. Bisa saja, pengumuman tersebut akan dilakukan enam atau tiga bulan sekali.
Dalam dialog, seorang peserta dari PT PLN Banjarmasin, Agustinus, menyatakan untuk memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja membutuhkan perijinan dan biaya. Menanggapi hal itu, menteri mengaku akan melakukan pembenahan birokrasi dalam mekanisme tersebut. "Saya anggap ini sebagai masukan," katanya.
Sementara itu, sejumlah pengusaha yang hadir dalam dialog juga mengeluhkan retribusi di daerah. Berkait hal itu, Erman mengatakan akan menyisir sejumlah peraturan daerah yang dianggap melanggar tersebut.
Adapun Direktur Jenderal Bina Pengawasan Tenaga Kerja I Gusti Made Arke menyatakan persoalan peraturan-peraturan daerah merupakan kewenangan Departemen Dalam Negeri." Itu ada di Depdagri," katanya, seusai dialog.
Iqbal Muhtarom
INDEKS BERITA LAINNYA :
|