|
Purnomo Akui Usulkan Penggantian Kepala BP Migas
Kamis, 13 Maret 2008 | 02:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro mengatakan, rencana penggantian Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Kardaya Warnika sebagai penyegaran lembaga. "Ada pertimbangan-pertimbangan dimana kami ingin ada refreshing (penyegaran) di BP Migas," ujarnya, Rabu (12/3).
Purnomo mengakui mengajukan tiga nama ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk menggantikan Kepala BP Migas. Informasi yang diperoleh Tempo menyebutkan, nama yang diusulkan untuk menggantikan Kardaya. Mereka adalah Direktur Pengusahaan Hulu Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi R. Priyono, Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Evita H. Legowo dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Minyak dan Gas Bumi 'Lemigas' Hadi Purnomo.
Ketika ditanya apakah pergantian tersebut terkait anjloknya produksi minyak, Purnomo menolak memberikan penjelasan. "Semua faktor kami lihat, penempatan seseorang tidak harus karena salah," katanya.
Dia menjelaskan, penggantian Kardaya dengan pejabat lain bisa dikatakan sebagai pertukaran posisi. Namun, Purnomo menolak memberikan penjelasan terkait dengan posisi baru mantan Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Sumber Tempo mengungkapkan, rencana pencopotan Kardaya sebagai Kepal BP Migas terkait penurunan produksi minyak nasional setiap tahunnya. Pada 2005 total produksi minyak dan kondensat sebesar 1,060 juta barel per hari. Jumlah tersebut turun menjadi 1,007 juta barel pada 2006. Tahun lalu produksi minyak dan kondensat hanya 950 ribu barel per hari. Pada 2008 produksi minyak ditargetkan 910 ribu barel.
Informasi yang diperoleh Tempo, Kardaya akan ditempatkan sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi menggantikan Luluk Sumiarso. "Status Kardaya sebagai pegawai negeri sipil masih aktif. Dia belum dipensiunkan," ujar eorang pejabat pemerintahan kepada Tempo. Menurut dia, Luluk selanjutnya akan ditempatkan sebagai Ketua Dewan Energi Nasional, lembaga baru yang akan dibentuk Menteri Purnomo.
Sebelumnya, Ketua Komisi Energi DPR Airlangga Hartarto kepada Tempo membenarkan usulan Menteri Purnomo untuk mengganti Kepala BP Migas. "Ya benar, sudah diterima pimpinan dan nama-namanya akan dibuka pada sidang paripurna mendatang," ujarnya.
Menurut Airlangga, calon yang diajukan Purnomo akan dibahas dirapat paripurna. Selanjutnya, kata dia, akan dibahas di komisi untuk menjalani tes kelayakan dan kepatutan (fit and proper tert).
Kardaya menjabat sebagai Kepala BP Migas sejak awal 2005. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Wakil Kepala BP Migas sejak 2002 dan pelaksana tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi.
ALI NUR YASIN | NIEKE INDRIETTA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|