|
"Proses Pemilihan Gubernur BI Harus Diubah"
Kamis, 13 Maret 2008 | 11:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Direktur utama PT Perusahaan Aset Raden Pardede mengatakan proses pemilihan Gubernur Bank Indonesia harus diperbaiki agar lebih mengutamakan profesionalitas dan integritas tidak hanya faktor politik.
"Calon yang bisa menang menjadi Gubernur BI harus didasarkan pada kopetensi dan profesionalitas,"kata Raden di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta Kamis.
Menurut dia proses pemilihan Gubernur Bank Indonesia saat ini lebih dominan pada faktor politik tanpa memperhatikan kopetensi calon. Dia berharap politisi dan pemerintah bisa mengambil pelajaran dari proses yang sudah terjadi agar bank indonesia benar-benar dipimpin figur yang frofesional.
Seperti diberitakan komisi keuangan dan perbankan dewan perwakilan rakyat tadi malam menolak dua calon gubernur BI yang diajukan SBY, dengan keputusan yang diambil lewat foting. Dalam foting yang diikuti 50 dari 51 anggota komisi itu 29 orang menolak kedua calon, 21 orang memilih Agus Martowardojo, dan tak seorangpun memilih Raden Pardede.
Raden melanjutkan dirinya tidak menyesal atas hasil yang ditetapkan sebab dicalonkan menjadi gubernur BI merupakan prestasi yang membanggakan bagi Raden. Terkait dengan aroma penolakan sejak awal proses, Raden mengemukakan dirinya tidak mempermasalahkan hal itu sebab dia yakin atas kopentensi dan profesionalitas yang dimilikinya. "Tapi saya sadar dan paham bahwa proses ini merupakan proses politik bukan uji kopetensi," ujar dia.
Eko Nopiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|