|
Transaksi ORI Masih Didominasi di Luar Bursa
Kamis, 13 Maret 2008 | 13:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Obligasi negara retail seri 004 (ORI 004) mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (13/3). Harga tertinggi yang dicatatkan pada perdagangan pagi tadi mencapai 100,25 persen dari harga awal dengan imbal hasil (yield) 9,42 persen, senilai Rp 250,625 miliar. Harga tertinggi itu terjadi transaksi di luar bursa (over the counter/OTC). "Harga tertinggi itu dicapai pada transaksi OTC, yang kemudian dilaporkan ke sini," kata Direktur Perdagangan Fixed Income dan Derivatif keanggotaan dan partisipan Bursa Efek Indonesia (BEI) T.
Guntur Pasaribu, Kamis (13/2) di Jakarta.
Harga terendah ORI 004 berada pada angka 100 (PAR)
dengan yield 9,5 persen senilai Rp 400 juta.
Tansaksi di luar bursa, kata Guntur, masih mendominasi perdagangan ORI di pasar sekunder. Itu disebabkan mayoritas agen penjual dalam penjualan surat utang negara ini perbankan. Dari 18 agen penjual ORI, sekitar
15 di antaranya adalah perbankan dan sisanya merupakan sekuritas. Namun, dia optimistis bisa memperbesar porsi transaksi di dalam bursa.
"Kami berharap rencana BAPEPAM untuk membuat organize OTC (transaksi semi bursa) bisa cepat terlaksana" kata Guntur.
Dengan adanya organize OTC ini nantinya akan ada penggabungan antara transaksi di luar bursa dan transaksi di dalam bursa. Nantinya perbankan juga bisa masuk dalam transaksi di dalam bursa, sehingga transaksi bisa lebih terjamin.
Ari Astri Yunita
INDEKS BERITA LAINNYA :
|