|
Harga Mobil Naik April-Mei
Kamis, 13 Maret 2008 | 19:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Produsen otomotif menyatakan tak bisa menghindari kenaikan harga jual akibat melambungnya biaya produksi. Kenaikan harga akibat lonjakan harga minyak dan bahan baku industri. "Kenaikan ke dua kali sudah tak bisa dihindari, kemungkinan naik lagi pada April dan Mei tahun ini," ujar Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, Joko Trisanyoto, Kamis (13/3).
Prosentase kenaikan, kata Joko akan bervariasi dan masih dibawah lima persen. Kenaikan pun tak pada semua jenis namun pada jenis produk tertentu. Dia memperkirakan kenaikan harga masih bisa diterima konsumen. Sebelumnya kalangan industri sudah menaikan harga jual sekitar 1-3 persen pada Januari lalu.
Pada Januari 2008, penjualan mobil sebanyak 41.377 unit atau tumbuh 54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan pada februari sebanyak 47.500 unit atau tumbuh hampir 100 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. "Ini menunjukkan kenaikan harga masih bisa diterima konsumen," ujar Joko.
Menurut Joko, kenaikan harga jual di bawah lima persen masih belum dapat mengganti kenaikan biaya produksi. Bahan baku yang naik harganya diantaranya baja, plastik, besi, alumunium, dan karet. "Produsen masih mengurangi margin keuntungan," jelasnya. Produsen, ujarnya terus melakukan efisiensi untuk menekan biaya.
Presiden Direktur PT Indomobil International Tbk, Gunadi Sindhuwinata mengatakan, kenaikan harga mobil akan dilakukan pada April sebesar 2-5 persen. Kenaikan minyak mentah membuat kenaikan harga bahan baku mencapai 60 persen.
YULIAWATI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|