Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Sayangkan Adhi Karya Terjebak Monorel
Jum'at, 14 Maret 2008 | 19:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil menyayangkan Adhi Karya bisa terjebak dalam kondisi sulit. Investasi Adhi Karya di proyek monorel mandek. "Konyolnya, dulu Adhi Karya nekat benar (masuk proyek Jakarta Monorel)," kata dia di Gedung Garuda, Jakarta, kemarin. Dia juga meminta agar investasi Adhi Karya di proyek itu bisa dikembalikan.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal menyatakan pemerintah pusat siap menangani proyek monorel. Ini dilakukan bila pemerintah DKI Jakarta tidak bersedia memberikan subsidi pendanaan kepada PT Jakarta Monorail. "Kalau Jakarta 'lempar handuk', akan kami tangani," kata Jusman.

Pemerintah pusat berjanji akan berpartisipasi asalkan proyek tersebut benar-benar untuk kelancaran lalu lintas. Sementara tentang jaminan pendanaan, adalah urusan Menteri Keuangan. Proyek monorel menelan investasi hingga US$ 450 juta atau sekitar Rp 4 triliun.

WAHYUDIN FAHMI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dewan Sarankan Jakarta Monorail Mencari Rekanan
Bekasi Bangun Monorel Januari 2008
Bekas Konsultan Jakarta Monorail Dinilai Harus Tanggungjawab
Dewan Serahkan Surat Persetujuan Monorel
DPRD Belum Setuju Dana Cadangan untuk Monorel
DPRD Jakarta Bentuk Panitia Khusus Monorail
Pemerintah Jakarta Cadangkan Rp205,2 miliar Untuk Monorail
Jaminan Monorel Maksimal US$ 125 Juta
Pemerintah Pusat Berikan Jaminan Resiko
DKI Diminta Selesaikan Masalah dengan Jakarta Monorel
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119270 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data