Pemerintah Sulit Penuhi Permintaan Renault

Jum'at, 14 Maret 2008 | 19:16 WIB

TEMPO Interaktif, Serang:
Pemerintah tak bisa memnuhi permintaan perusahaan otomotif Perancis, Renault SA untuk mendapatkan lahan gratis seluas 50 hektare di kawasan industri Indonesia untuk membangun perakitan mobil dengan investasi US$600 juta.

Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengaku khawatir bila permintaan itu dipenuhi maka semua industri meminta hal yang sama. Namun pemerintah tentu akan memberikan kemudahan bagi investor.

Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Muhammad Luthfi, setiap daerah yang memiliki lahan untuk industri diberikan peluang untuk berkompetisi menerima penawaran investor. "Penawaran ini akan diserahkan kepada daerah," kata dia.

Anton Aprianto

TOPIK






Komentar Anda

Kirim