164 PDAM Berutang Rp 5,4 Triliun

Sabtu, 15 Maret 2008 | 06:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum Budi Yuwono mengatakan 164 dari 318 perusahaan daerah air minum mempunyai hutang Rp 5,4 trilyun.

"Itu karena manajemen yang buruk," kata dia dalam diskusi panel bertajuk "Air dan Sanitasi di Indonesia" di Mercantile athletic Club Word Trade Centre, Jumat.

Manjemen yang buruk itu, Budi melanjutkan, membuat kondisi perusahaan air minum daerah menjadi sakit. "Karena pinjaman-pinjaman," kata dia.

Menurut Budi, pelayanan air minum melalui perpipaan saat ini relatif masih rendah. Pada akhir 2004, akses air minum perpipaan di perkotaan sebesar 41 persen dan di perdesaan 8 persen.

Kondisi tersebut membuat Indonesia sangat tertinggal dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional berdasarkan Bank Pembangunan Asia Indonesia berada di urutan keenam, hanya lebih baik dari Vietnam, Laos, dan Kamboja dalam pelayanan fasilitas sanitasi. Iqbal Muhtarom

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :