|
Puing Pesawat Jatuh Selesai Dievakuasi
Minggu, 16 Maret 2008 | 12:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Puing pesawat latih yang jatuh di Pamulang, telah dievakuasi oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi bersama polisi dan Pelita.
Dari pantauan Tempo, puing -puing peswat berwarna putih tersebut dalam keadaan hancur berkeping dan berserak di tiga rumah warga.Tidak ada tanda-tanda bekas terbakar di puing tersebut.
Puing terbanyak jatuh di rumah blok U 12/10 milik Heri Subagyo, yaitu mesin pesawat, buntut, serpihan sayap dan sebagian badan peswat. Di rumah ini pula jenazah pilot ditemukan. Kemudian puing juga ditemukan di Blok U 121 rumah milik Farida yaitu serpihan sayap, dan roda pesawat.
Selanjutnya rumah milik Didi Kuswayudi Blok U 12/7, yaitu sepatu korban, serpihan sayap dan badan pesawat. Lalu puing-puing kecil juga ditemukan di rumah milik Julianus Blok U/8. Keempat rumah rata-rata jebol atap dan dindingnya serta dapur rumah milik Farida dan Heri karena tertimpa pesawat.
Menurut Kepala Polsek Pamulang Ajun Komisaris Sudaryo, ia menyerahkan semua barang bukti dan hasil otopsi ke KNKT dan Polres Jakarta Selatan. Sebagian puing juga ada yang dibawa ke Pelita Pondok Cabe. "Penyebab jatuhnya pesawat akan diketahui usai penyelidikan," katanya kepada wartawan di lokasi kejadian.
Pilot yang tewas bernama Herudi Kartowisastro, 60 tahun. Berita ini sekaligus meralat sebelumnya yang menyebutkan pilot bernama Chaeruddin. Jenazah Erudin yang beralamat di Komplek Respiptrek Blok IV/ M-1 Serpong, Tangerang, saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk diotopsi.
Pesawat latih jenis Proifiler merk Pelikan dengan no seri PK-SKI tersebut jatuh menimpa ketiga rumah warga sekitar pukul 7.30 WIB pagi tadi. Selain pilot yang tewas, tidak ada korban luka lain.
Mustafa Silalahi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|