close

Jakarta Butuh Pusat Distribusi

Minggu, 16 Maret 2008 | 18:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sektor transportasi yang tidak efisien memberikan kontribusi signifikan terhadap naiknya harga pangan. Menurut studi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, kontribusi itu mencapai 38 persen.

Kenaikan harga pangan selama 2007 rata-rata 16 persen dan inflasi mencapai 1,10 persen. Kenaikan harga pangan memberi kontribusi 75 persen terhadap tingkat inflasi.

"Harus segera disusun sistem transportasi yang efisien," kata Kata Ketua Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) DKI Jakarta, Budi Wiyono di Jakarta Jumat (14/3). Sudah saatnya pemerintah menyiapkan pusat distribusi di Jakarta yang melayani distribusi wilayah dan lintas wilayah.

Menurut Ketua Kadin DKI Jakarta, Sofian Pane, pihaknya sudah mengusulkan pembangunan pusat logistik dan distribusi yang menyatukan pergudangan yang saat ini lokasinya berserakan. Pusat distribusi itu mencakup pelabuhan penyangga. "Kami usulkan di Cilegon dan Marunda," kata Sofian.

Harun Mahbub

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan