|
DPR Pertanyakan Jor-joran Iklan Seluler
Senin, 17 Maret 2008 | 13:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perang iklan yang sekarang jor-joran dilakukan operator dipertanyakan oleh anggota Komisi Informasi Dewan Perwakilan Rakyat dalam rapat bersama Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) di gedung MPR/DPR. Menurut anggota Komisi Informasi Slamet Effendi Yusuf, iklan-iklan itu merugikan masyarakat.
Slamet menjelaskan, dalam iklan seolah pulsa murah. Tapi muncul keluhan dari masyarakat. "Ini seolah-olah pulsa murah dan masyarakat hanya bayar setengah harga," katanya.
Sebelumnya, anggota BRTI Heru Sutadi mengatakan lembaganya menganggap iklan seakan-akan menggambarkan perang tarif. Ditambah turunnya tarif retail seolah tarif yang diiklankan benar-benar turun. "Kami masih menganggap itu sebagai promosi dan gimmick marketing, Belum tarif tetap."
Dian Yuliastuti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|