|
Sri Mulyani : AS Diambang Resesi
Senin, 17 Maret 2008 | 18:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Krisis Ekonomi di Amerika Serikat rupanya benar-benar serius. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai kondisi di Amerika saat ini sama dengan krisis di Indonesia pada krisis moneter di tahun 1997/1998. "Namun krisis di AS sangat berpengaruh terhadap ekonomi dunia dan regional termasuk Indonesia," katanya.
Dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat bisa lebih rendah dari 1,5 persen. Ini menunjukan bahwa AS sudah diambang resesi.
Tanda lainnya adalah kerugian krisis subprime mortgage yang mencapai Rp 1.000 triliun. "Angka pesimisnya bisa mencapai Rp 3.000 triliun yang ini berarti 30 persen dari PDB Amerika," katanya. Saat ini produk domestik bruto Amerika adalah Rp 12.000 triliun.
Bursa saham Amerika yang jatuh pada minggu lalu disebutnya sebagai lanjutan dari krisis subprime yang menjalar ke sektor keuangan. Pasar saham finansial AS kemarin ambruk dipicu oeh jatuhnya raksasa keuangan AS Bear Stearns. Kejatuhan ini berdampak terhadap pasar regional termasuk IHSG.
The Fed kemarin memangkas tingkat bunga diskonto 25 basis poin di Hari Minggu. "Hari minggu seharusnya bukan hari kerja tapi The Fed memotong suku bunga, ini menggambarkan beta[ seriusnya situasi di sana," kata Sri Mulyani.
Gunanto E S
INDEKS BERITA LAINNYA :
|