Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Aset Bank Dalam Likuidasi Akan Segera Dilelang
Senin, 17 Maret 2008 | 20:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Kekayaan Negara Departemen Keuangan Hadiyanto menyatakan akan segera melelang aset Bank Dalam Likuidasi. "Nanti bulan April dan Mei ini akan segera kita lelang," katanya seusai rapat kerja dengan Komisi keuangan dan Perbankan.

Saat ini, menurut dia telah ada properti yang sudah ada sebagai jaminan dan dari sisa proses likuidasi yang siap jual senilai Rp 400 miliar.

Sebelumnya, Departemen Keuangan melansir terdapat 16 BDL yang dicabut izin usahanya pada November 1997. Dari 16 bank tersebut, 2 diantaranya sudah selesai prosesnya, 10 sudah melakukan Berita Acara Serah Terima (BAST) dengan Departemen Keuangan dan 4 diantaranya belum BAST.

Bank-bank tersebut total mempunyai kewajiban BLBI sebesar Rp 11,8 triliun. Kewajiban yang sudah dikembalikan ke negara baru Rp 2,964 triliun dengan Sisa kewajiban sebesar Rp 8,924 triliun

Sebagai tindak lanjut penyelesaian aset kredit BDL, Departemen keuangan telah melakukan verifikasi dokumen serta dialihkan hak tagihnya dengan akta cessie. Dari 6.823 akun aset kredit diperoleh nilai total hak tagihnya sekitar Rp 5 triliun. Namun angka ini belum mencerminkan realisasinya.

Aset kredit eks BDL telah diserahkan ke Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) untuk dilakukan penagihan.

Departemen Keuangan juga telah melakukan verifikasi aset tetap, surat berharga dan barang jaminan diambil alih (BJDA) sebanyak 238 obyek. Setelah dilakukan penilaian, aset tersebut bernilai sekitar Rp 489 miliar. Aset ini akan dijual melalui Kantor Lelang Negara.

Hasil pengurusan piutang dan lelang akan disetorkan ke rekening Kas Umum Negara dengan nomor 502.000.000 dan akan dipergunakan sebagai pengurangan kewajiban BDL.

Gunanto E S


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mandiri Dapat Pinjaman Bilateral US$ 700 Juta
RUPSLB Bank Mandiri Setujui Akusisi Bank Sinar Harapan Bali
Bank Syariah Mandiri Targetkan Pembiayaan Sindikasi Rp 600 miliar
Bank Belum sentuh UKM di Daerah
Maybank Tertarik Akuisisi BII
BI Dorong Bank Alihkan Orientasi Laba
Bank Harus Mengubah Orientasi Pencarian Laba
Bank UMK Masih Dibahas Pemerintah
ICBC dan CCB Ingin Akuisisi BII
Pemerintah Buka Peluang Bank BUMN Membeli BII
> selengkapnya...

Referensi

Awal Sengketa
Aliran Dana Bank Sentral ke DPR

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119405 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data