|
Sidang Paripurna Soal Gubernur BI Alot
Selasa, 18 Maret 2008 | 13:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Usaha kubu pendukung pemerintah yang menginginkan agar keputusan Komisi Keuangan dan Perbankan dianulir masih terus berlanjut. Saat ini, skorsing Sidang Paripurna yang mengagendakan lobby pimpinan fraksi masih berlangsung alot.
Sebelumnya, Komisi Keuangan dan Perbankan menolak Agus dan Raden menjadi Gubernur BI. Namun, kubu pendukung bermaksud menganulir keputusan tersebut dalam paripurna.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengancam akan melakukan walk out jika sampai keputusan komisi dianulir. " Apapun keputusan komii keuangan merupakan keputusan DPR kalau dipaksa (dianulir) PDI P akan mempertimbangkan untuk WO," katanya.
Tjahjo menilai janggal jika sampai keputusan komisi dimentahkan lagi. "Sikap fraksi PDI P tegas aja kenapa uji kelayakan yang lain tidak dipersoalkan dalam paripurna DPR," katanya.
Anggota Komisi Keuangan dari fraksi PKB Arsa Sutisna kepada Tempo mengatakan jika sampai dianulir maka hal ini merupakan sejarah baru keputusan komisi dianulir oleh Paripurna. Namun, Ia juga menyatakan forum pengambilan keputusan tertinggi memang berada di paripurna.
Uray Faisal Hamid dari PPP menilai jika sampai terjadi maka hal tersebut bisa menjadi preseden buruk pengambilan keputusan di DPR.
"Nanti semuanya kalau kalah di komisi atau panja bisa berusaha di paripurna, wah kacau itu nantinya," katanya kepada Tempo.
Max Moein dari PDI P menyatakan belum ada mekanisme yang mengatur jika keputusan komisi dianulir di paripurna. Namun, Harry Azhar Azis dari Golkar menyatakan jika dianulir maka keputusanya akan dikembalikan ke komisi lagi atau diselesaikan di paripurna.
Saat ini, lobby dalam sidang paripurna masih berlangsung.
Gunanto E S
INDEKS BERITA LAINNYA :
|