Pemerintah Siapkan Insentif Produsen Mobil Murah
Rabu, 19 Maret 2008 | 19:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah siap memberikan insentif untuk produsen otomotif penghasil mobil murah. Insentif diharapkan menjadi pemicu bagi para produsen otomotif agar mengembangkan mobil murah di Indonesia secara serius.
India lewat Tata Motors dan Hyundai sudah memproduksi mobil murah merek Nano dengan harga sekitar US$ 2500 per unit (sekitar Rp 22-25 juta). "Kami akan berikan bea masuk yang berbeda dan insentif lainnya," kata Menteri Perindustrian, Fahmi Idris, Jakarta (19/3).
Insentif tambahan yang sudah ada, kata dia, adalah PP No 1 tahun 2007 soal insentif pajak. Selain itu akan ada tambahan insentif untuk proses produksi yang dikerjakan di dalam negeri karena berdampak pada pengembangan industri komponen dalam negeri.
Pekan lalu, pemerintah telah menyampaikan usulan pembangunan produksi mobil murah ke jajaran eksekutif Toyota Motor Co, Jepang, antara lain Senior Advisor Member of The Board Toyota motor Co, Hiroshi Okuda dan
Presiden Toyota Motor Asia pacific Ryoichi Sasaki. "Pada prinsipnya mereka setuju dengan usulan ini," ujarnya.
Menurut Fahmi, kemungkinan realisasi masih memerlukan waktu beberapa tahun. "Tidak tahun ini atau tahun depan," jelasnya. Mobil murah atau low cost car ini, sudah menjadi trend kebutuhan negara berkembang.
Potensi pasar mobil murah di Indonesia, kata Fahmi sangat besar. saat ini terdapaat sekitar 35 juta pengendara sepeda bermotor yang berpotensi menjadi pembeli mobil murah.
yuliawati
Topik :




Komentar Anda :