Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nilai akuisisi saham Temasek US$ 1,5 Miliar

Maybank Kuasai BII
Rabu, 26 Maret 2008 | 12:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Malayan Bank (Maybank) akan menguasai hingga 100 persen kepemilikan saham pada Sorak Financial Holdings Pte Ltd (Sorak) sebagai pengendali PT Bank International Indonesia Tbk (BII) setelah menyepakati nilai pembelian US$ 1,5 miliar.


Dalam siaran pers Maybank dijelaskan bahwa Sorak dikuasai oleh Financial Fullerton Financial Holdings Pte. Ltd. dengan 75 persen kepemilikan saham. Fullerton sendiri merupakan bagian dari Temasek Holdings (Private) Limited.
Sisa 25 persen kepemilikan Sorak dikuasai Kookmin Bank. Sorak menguasai 56 persen kepemilikan saham di BII.

Melalui kesepakatan itu, Maybank berhasil
menyingkirkan dua bank China yang sebelumnya juga menyatakan minatnya untuk membeli saham BII. Kedua bank dari China yang telah menyatakan minatnya itu
adalah Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) dan China Construction Bank (CBC) yang sebelumnya menyatakan ketertarikannya untuk mengambil alih saham Temasek.

Setelah resmi membeli 100% saham konsorsium Sorak Financial Holdings Pte Ltd di PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII), Malayan Banking (Maybank) akan
segera melakukan tender offer. Maybank akan melakukan tender offer atas saham BII yang dimiliki investor lain di luar konsorsium Sorak yang mencapai 44,3%.

Pejabat Chief Executive Officer Maybank Aminuddin Md Desa mengatakan total pembelian saham BII mencapai US$ 2,7 miliar dengan asumsi Maybank akan melakukan tender offer sebesar 44,3 persen saham BII yang dimiliki investor
lain senilai US$ 1,2 miliar, sementara untuk menguasai konsorsium Sorak bank terbesar di Malaysia itu harus merogoh kocek US$ 1,5 miliar.

"Ini langkah kami mengkapitalisasi pertumbuhan melalui basis fundamental yang kuat dari perekonomian Indonesia dan mengembangkan secara regional operasional Maybank," kata Aminuddin dalam siaran pers yang dipublikasikan
pada Rabu (26/3).

Dia melanjutkan bahwa, bank sentral Malaysia sudah menyetujui rencana akuisisi tersebut. "Kesepakatan pembelian saham ini sekarang tinggal menunggu persetujuan dari Bank Indonesia dan pemegang saham Maybank,"
ujarnya.

Maybank telah menunjuk Aseambankers dan BNP Paribas sebagai penasihat dalam proses akuisisi. Maybank berharap akuisisi saham BII bisa selesai dalam enam bulan ke depan.

Eko Nopiansyah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119819 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah
Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian
Politikus Sophan Sophian Dikabarkan Meninggal

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data