|
DKP Tandatangani MOU Dengan Pelni
Rabu, 26 Maret 2008 | 19:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) menandatangani nota kesepahaman dengan PT Pelni. Nota kesepakatan itu kesediaan Pelni untuk memfasilitasi sarana angkutan ke pulau-pulau terluar Indonesia untuk membuka akses ke pulau-pulau itu.
Direktur Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K), Syamsul Ma'arif, mengatakan jadwal pengakutan direncanakan setiap dua kali minggu. Sampai saat ini akses menuju dan ke pulau-pulau terluar Indonesia masih sangat terbatas.
Melalui penandatanganan MOU ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pulau-pulau tersebut. "Dengan terbukanya akses ke pulau-pulau ini kebutuhan pokok masyarakat bisa teratasi dengan mudah, juga bisa menambah manfaat ekonomi bagi mereka," jelas Syamsul di Jakarta Rabu (26/3).
Dirjen KP3K juga menegaskan bahwa alasan utama pembukaan akses angkutan laut ini bukanlah alasan ekonomi semata tapi juga nasionalisme. "Kami berharap bahwa ditahun ini semua pulau yang belum punya akses angkutan bisa difasilitasi," kata Syamsul menutup wawancara. Pulau-pulau terluar yang telah dikunjungi oleh DKP adalah Pulau Miyangas, Pulau Laut, dan Pulau Fanildo.
FANNY FEBYANTI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|