close

Indonesia Tak Siap Hadapi Krisis Global

Rabu, 26 Maret 2008 | 19:11 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Pemerintah dinilai tidak siap menghadapi krisis ekonomi. Steve Hanke, Ekonom Senior dari John Hopkins University mengatakan, kebijakan ekonomi tahun ini tidak konsisten dan tidak realistis. "Indonesia tidak siap menghadapi krisis," katanya dalam kuliah umum di Universitas Pelita Harapan, Tangerang.

Contohnya, pemerintah sudah menurunkan target inflasi menjadi 5 plus minus 1 persen. Namun di sisi lain Bank Indonesia berencana menurunkan tingkat suku bunga acuan. "Target inflasi sudah turun, Bank Indonesia seharusnya tidak berencana menurunkan suku bunga," kata dia. Hanke menyarankan Bank Indonesia menggunakan dana asing yang masuk ke dalam negeri untuk menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Senada dengan itu, Mantan Gubernur Bank Indonesia Adrianus Mooy mengatakan BI rate sebaiknya tetap dipertahankan pada level 8 persen selama beberapa bulan ke depan. Bank Indonesia seharusnya bisa
memanfaatkan momen selisih suku bunga yang cukup besar dengan Bank Sentral "BI sebaiknya serius dengan target inflasi. Stop memikirkan penurunan suku bunga," katanya. Amerika Serikat Federal Reserve, untuk memasukkan aliran dana asing ke Indonesia.

SORTA TOBING

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [39] :

  • Rumus hidup

    Saudara2ku dunia hanyalah tempat persinggahan sementara, janganlah terlalu mendramatisir dlm menjalani kehidupan ini. "Do'a + Ikhtiar (memaksimalkan kemampuan diri) + Tawakal (bersabar atas apa hasil yg akan kita terima)" merupakan 3 kunci hidup yg perlu di pegang biar hidup ini terasa lapang "selalulah melibatkan tuhan dalam setiap gerak kita"...thx

  • Gitu aja koq repottt

    rakyat indonesia mah uda kebal ama yg namanya krisis. palingan klo kna crysis makannya senin kamis. gitu aja koq repottt!

  • Greed...its because of greed

    Kamoe orang jgn selalu salah kan pemerintahan kaum inlander, kamoe kumpeni-kumpeni yg amat rakoes & agresif, poenya libido ekonomi jang tak terkendali memperkosa etika & kearifan. Biar itu kumpeni profesor jang amat pintar, tapi ilmu itu ga ada guna tanpa etika & kearifan. Inga..inga...THIS WORLD ENOUGH FOR ALL PEOPLE, BUT NOT ENOUGH FOR SOME PEOPLE GREED.. (Mahatma Gandhi)

  • Sugali

    kenapa kita harus takut dengan krisis global?anggap aja biasa.bagaimana kalau kita pikirkan krisis yang kecil2 dulu, moral dan etika gengerasi penerus bangsa ini..

  • Ssssstsss...............

    bagaimana pun kita bilang kita harus bangkit, tapi marilah kita melangkah secara pasti.

    bukan hanya menjadi teory yang mengcengangkan tapi jadilah langkah yang dapat di aplikasikan..

    butuh masukkan nich

1 2 3 4 5 6 7 8
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan