Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Harga Maksimum Rumah Sederhana Rp 55 Juta
Senin, 31 Maret 2008 | 19:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kementerian Negara Perumahan Rakyat memutuskan untuk menaikkan harga maksimum rumah sederhana sehat (RSH) menjadi Rp 55 juta dari Rp 49 juta. Kenaikan ini akibat melambungnya harga bahan bangunan karena imbas harga minyak dunia.

Sekretaris Menteri Negara Perumahan Rakyat, Iskandar Saleh, menuturkan peraturan menteri yang mengatur kenaikan ini akan diterbitkan hari ini. "Gejolak harga minyak menyebabkan inflasi dan input produksi perumahan mengalami kenaikan harga," kata dia di Jakarta, Senin (31/3).

Pemerintah, kata Iskandar, juga merevisi besaran subsidi dan suku bunga untuk masing-masing kelompok sasaran. Tujuan untuk menjaga daya beli masyarakat yang masih rendah.

Deputi Pembiayaan Kementerian Negara Perumahan Rakyat, Tito Murbaintoro, menjelaskan kelompok sasaran I dengan harga jual maksimum Rp 55 juta memperoleh subsidi Rp 8,5 juta dari sebelumnya Rp 7,5 juta.

Kelompok II dengan harga maksimal Rp 41,5 juta mendapat subsidi Rp 11,5 juta dari Rp 10 juta. Sedangkan kelompok III dengan batas harga maksimum Rp 28 juta mendapat subsidi Rp 14,5 juta dari 12,5 juta.

"Kenaikan harga ini merupakan keputusan yang sulit," ujarnya pada kesempatan yang sama. Selain mengubah skim subsidi, lanjut Tito, pemerintah juga menurunkan angsuran sehingga kenaikan harga ini tak memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah.

Untuk kelompok I dengan bunga tahun pertama hingga enam berkisar 9-13,5 persen, turun menjadi 7-11,75 persen. "Tahun ketujuh hingga selesai mengikuti bunga pasar," kata dia. Kelompok II dengan bunga tahun pertama hingga delapan berkisar 7-13,5 persen menjadi 5-9 persen.

Adapun kelompok III dengan bunga tahun pertama hingga sepuluh berkisar 4,5-7 persen turun menjadi 1-5 persen. Dengan kondisi di atas, cicilan kelompok sasaran I dengan harga maksimum Rp 55 juta menjadi Rp 296.771 per bulan dari Rp 339.938.

RIEKA RAHADIANA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Investasi Ciputra World Rp 6 Triliun
Kenaikan Rumah Sederhana Dimumkan April
Lima Tower Rumah Susun Selesai Agustus
Rusun Kemayoran Tunggu Revisi PP 6/2006
Lippo Karawaci Bangun 50 Mall Hingga 2010
Klaim Subsidi Rumah Dibayar Mei 2008
Sentul City Akan Bangun Hotel Senilai US$ 57 juta
Harga RSH di Bali dan Papua Diusulkan Rp 75 Juta
Kenaikan Harga Rumah Sederhana Akan Dizonasi
Penjualan Rumah Bekas 2008 Bakal Turun
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120142 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data