Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Berkeras Pembukaan SLJJ Tepat Waktu
Rabu, 02 April 2008 | 00:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi berkeras pembukaan akses sambungan langsung jarak jauh (SLJJ) paling lambat 3 April 2008 di Balikpapan, Kalimantan Timur. Meski, belum adanya kesepakatan bisnis antara dua operator pemegang lisensi SLJJ, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) dan PT Indosat Tbk.

“Ketentuan ini sudah ditunda sejak 2007. Tahun ini sudah harus jalan,” kata juru bicara Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Gatot S. Dewa Broto kepada Tempo di kantornya kemarin. Ia tetap optimis kesepakatan akan tercapai sebelum 3 April. Apalagi Telkom telah menyatakan siap membuka akses dan menguntungkan Indosat.

Gatot memastikan pemerintah tak mau ikut campur dalam urusan bisnis. Pemerintah hanya fokus pada pelaksanaan Undang-Undang Telekomunikasi yang menjamin kebebasan masyarakat memilih jaringan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan mereka. “Kami sudah fasilitasi.”

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 480A/M/M.Kominfo/12/2007 pada Desember 2007 meminta Telkom membuka kode akses SLJJ kepada Indosat. Untuk tahap awal, pembukaan dilaksanakan di Balikpapan pada 3 April 2008.

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menyatakan secara teknis pembukaan siap dilaksanakan 3 April. Badan ini sudah mengecek dan test calling menggunakan kode akses 011 milik Indosat dan 017 milik Telkom. Tapi kesepakatan business to business bukan domain regulator. "Itu sudah masing-masing pihak, bagaimana untuk berjualan," ujar anggota BRTI Kamilov Sagala.

Namun, Telkom dan Indosat belum mencapai kesepakatan bisnis. Masalahnya, kata Telkom, menyangkut pemanfaatan sumber daya antaroperator di luar ketentuan regulasi dan Daftar Penawaran Interkoneksi. Sedangkan Indosat menyatakan Telkom belum menyampaikan draf kesepakatan secara tertulis. (Koran Tempo, 1 April)

Pengamat Telematika Mas Wigrantoro Roes Setiyadi yakin pembukaan akses tak akan tepat waktu. Ia berpendapat, pembukaan akses secara teknis gampang tapi bila salah satu pihak belum memenuhi syarat, pembukaan tak akan terjadi. "Pasti mundur. Persyaratan customer based-nya sudah terpenuhi atau belum?" ucapnya.

Menurut anggota tim pengkaji kode akses SLJJ ini, tak adil bagi Telkom bila Indosat cuma menyediakan jalan tol tanpa mempunyai customer based atau pelanggan. Kalau Indosat sudah memenuhi persyaratan dan mengupayakan membangun sesuai persyaratan dan berupaya membangun, Telkom bakal membuka kode akses. Tapi Indosat belum menyiapkannya.

Kamilov Sagala tak bisa memastikan apakah pembukan akses SLJJ akan tepat waktu. Ia berharap kedua belah pihak mematuhi keputusan pemerintah. Heru Sutadi, rekannya di BRTI, mengatakan, “Jangan bilang tak mungkin (tepat waktu) jika belum lewat waktunya.”

Agoeng Wijaya | Dian Yuliastuti


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120226 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Wakil Presiden Tutup Raimuna IX
God Save the Queen di Silverstone
Pemerintah Banyuwangi Alokasikan Biaya Berobat Keluarga Miskin
Mayoritas SD Negeri di Kabupaten Malang Belum Bersertifikat
Panwas Protes KPU Jawa Timur

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data