Karyawan Adam Air Belum Digaji
Rabu, 02 April 2008 | 13:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Karyawan PT AdamSky Connection (Adam Air) resah karena belum menerima gaji seperti biasanya pada tanggal 1 tiap bulan. Molornya pembayaran gaji itu merupakan buntut dari memburuknya kondisi keuangan dan konflik internal antar pemegang saham.
"Karyawan menanyakan, ada yang hendak menjual mobilnya. Bagaimana dengan yang tidak punya barang yang bisa dijual," kata Human Resources Development and Legal Manager PT AdamSky Connection Nasrullah Nawawi ketika dihubungi, Rabu (2/4). Karyawan Adam Air sekitar 3100 orang.
Keterlambatan pembayaran gaji ini dinilai sudah menjurus pada pelanggaran hak karyawan. Sebab itu, karyawan mengadukan keterlambatan pembayaran gaji ini ke Suku Dinas Tenaga Kerja Jakarta Barat. "Agar dipantau dan direksi menjadi sadar,"ujarnya.
Nasrullah juga mengatakan, sikap manajemen soal hak karyawan ini belum jelas. Sejauh ini pembuat keputusan masih berpolemik seputar tanggung jawab pembayaran. Manajemen menganggap permintaan gaji di luar kebiasaan. Adapun konsorsium Global Transport Service yang menguasai separuh saham di luar milik Keluarga Suherman meminta pernyataan bahwa gaji benar-benar untuk karyawan Adam Air.
Harun Mahbub




Komentar Anda :