Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gandeng Investor Cina dan India

Kimia Farma Bangun Pabrik Bahan Baku Obat
Rabu, 02 April 2008 | 16:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Kimia Farma Tbk. akan membangun pabrik bahan baku obat senilai US$ 100 juta pada tahun ini. Produsen obat milik pemerintah ini akan menggandeng investor asing dari Cina dan India. “Kami akan menjadi investor minoritas dengan kontribusi dana sekitar Rp 300-400 miliar,” kata Direktur Utama Kimia Farma Sjamsul Arifin di Jakarta, Rabu (2/4).

Dia menjelaskan, ada beberapa opsi sumber dana pembiayaan pabrik bahan baku obat itu, yakni berasal dari penerbitan obligasi, penerbitan saham baru (rights issue) , pinjaman bank atau penjualan aset perseroan. Manajemen, katanya, telah mengajukan proposal kebutuhan pendanaan tersebut beserta opsi-opsinya kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara sebagai pemegang saham. "Opsi yang paling baik sebenarnya right issue karena lebih murah. Tapi kami masih menunggu persetujuan pemerintah," ujarnya.

Pabrik bahan baku obat itu direncana akan dibangun di luar Jawa. Pembangunannya, baru akan mulai pada semester kedua tahun ini. Dengan pembangunan pabrik tersebut ditargetkan 20 persen kebutuhan bahan baku obat nasional bisa terpenuhi. Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Nantinya hasil produksi pabrik ini juga akan diekspor. "Walaupun kami minoritas, prioritas obat yang diproduksi untuk kebutuhan nasional,” kata Sjamsul.

Ari Astri


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penjualan Kalbe Farma Naik 15,3 Persen
Saham Great River Terancam Dicoret
Laba Bersih Sari Husada Naik 5 Persen
Kinerja Gudang Garam Diperkirakan Turun
Penjualan Aneka Tambang Naik 56 Persen
Aset IndoExchange Turun
Multistrada IPO untuk Tingkatkan Investasi
AKR Anggarkan Modal Kerja US$ 25 Juta
Ricky Putera Siapkan 80 Miliar untuk Bayar Obligasi
Laba Astra Argo Naik 185 Persen
> selengkapnya...

Website

Badan Pengawas Pasar Modal
Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120285 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Keluarga Yakin Jika Nanik Dibunuh Ryan
Djoko Suprapto Masih Jalani Pemeriksaan
BLT Bojonegoro Dicairkan Besok
Pasangan Karsa Unggul di Jombang
Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data