|
DPR Minta Pasokan Kayu ke RAPP Diaudit
Kamis, 03 April 2008 | 03:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Komsi Kehutanan DPR minta agar pemerintah mengaudit pasokan bahan baku kayu di 39 perusahaan pulp dan kertas di Indonesia, terutama Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Sebab DPR mencurigai kelebihan pasok bahan baku tak hanya terjadi di RAPP.
Ketua Komisi Kehutanan DPR, Syarfi Hutauruk, mengatakan RAPP mengaku hampir kolaps karena kekurangan bahan baku pada kunjungan kerja DPR ke RAPP pada tahun lalu. Tapi kenyatannya mereka kelebihan bahan baku. “Kami dibohongi." Ujar Syafrie di Jakarta Rabu (2/4).
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia, Elfian Effendi, mengatakan pasokan bahan baku RAPP pada 2007 berlebih 1,56 juta meter kubik. Angka itu sesuai verifikasi data pemenuhan bahan baku yang diserahkan RAPP kepada Departemen Kehutanan.
Ketika ditanya mengenai sanksi, Syafrie mengatakan, sanksi yang terberat adalah pencabutan izin usaha RAPP. Namun DPR terlebihdahulu akan meminta klarifikasi kepada RAPP. Setelah itu akan ditentukan tindakan selanjutnya.
Manajer Hubungan Masyarakat RAPP, Troy Pantouw, mengatakan siap dipanggil DPR. “Kami sangat terbuka terhadap semua pihak, termasuk Greenomics." ujarnya.
FANNY FEBYANTI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|