|
Lahan Relokasi Infrastruktur Sidoarjo Belum Bebas
Kamis, 03 April 2008 | 20:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengatakan hingga kini belum ada sejengkal lahan relokasi infrastruktur di Sidoarjo, Jawa Timur yang berhasil dibebaskan. Pasalnya masih ada perbedaan besaran uang ganti kerugian antara Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) dengan pemilik lahan.
“BPLS menetapkan uang ganti rugi sebesar Rp 105 ribu per meter persegi. Sementara pemilik lahan minta sama dengan Lapindo sebesar Rp 120 ribu," kata Djoko dalam rapat dengar pendapat umum dengan Komisi Infrastruktur DPR di Jakarta Kamis (3/4).
Karena itu, pemerintah belum bisa membebaskan lahan relokasi infrastruktur seluas 132 hektar. Selain jalan tol dan arteri, lahan itu juga akan digunakan untuk relokasi jalur kereta api. Akibat luapan lumpur Sidoarjo, infrastruktur tol, arteri, dan kereta api terendam sehingga tak bisa digunakan.
Untuk mempercepat pembebasan lahan, Djoko mengatakan, saat ini tim pembebasan tanah telah melakukan penaksiran ulang harga tanah. "Pembayaran diharapkan bisa dilakukan Juni ini," kata dia. Ganti rugi akan diselesaikan tahun ini juga.
RIEKA RAHADIANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|