Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gabah Petani Diusulkan Naik Sebelum Juli
Kamis, 03 April 2008 | 20:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Menteri Pertanian, Menteri Pertanian, mengusulkan agar kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah diterapkan sebelum Juli 2008. Sebab bulan itu belum masuk musim kemarau dan musim tanam. Bulan itu sudah lewat musim panen dan belum sampai pada musim paceklik. Soalnya bila menaikkan HPP pada masa paceklik, harga beras akan terlalu tinggi.

Kenaikan ini juga untuk mengantisipasi kestabilan harga gabah setelah panen raya pada Maret dan April ini. Meski pemerintah belum menghitung besaran kenaikan HPP, Anton berharap petani dapat menikmati keuntungan 100 persen dari kenaikan harga nanti. Berdasarkan perhitungan HPP saat ini, petani hanya untung 30 persen dari biaya produksinya.

Sebagai contoh, dengan perhitungan biaya produksi Rp 6 juta per hektar, petani yang memiliki lahan 2 hektar membutuhkan biaya produksi sebesar Rp 12 juta. Dengan HPP gabah kering giling Rp 2.500 per kilo gram saat ini, petani hanya untung Rp 3,6 juta selama empat bulan. “Itu terlalu kecil,” ujarnya.

ARTI EKAWATI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Petani Belum Nikmati Kenaikan Harga Beras
Malang Tingkatkan Produksi Benih
Bulog Yogyakarta Baru Bisa Beli 25 Ton Gabah
Petani Malang Terpaksa Jual Gabah ke Tengkulak
Harga Gabah Baru Rugikan Petani
Harga Gabah Baru Kecewakan Petani
Harga Gabah Petani Turun Saat Panen Raya
Jawa Tengah Siapkan Rp 110 Miliar untuk Gabah Petani
Pemerintah Didesak Naikkan Harga Pembelian Gabah
Harga Gabah di Madiun Anjlok
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120416 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data