Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polri Bekuk Jaringan Pemalsu COA Microsoft
Kamis, 03 April 2008 | 21:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepolisian Republik Indonesia berhasil membekuk jaringan distributor pemalsu sertifikat keaslian Microsoft atau Certificates of Authenticity (COA) pada 10 Maret lalu. Dari operasi tersebut berhasil disita 30 label yang diduga sebagai COA palsu.

Hal ini dikemukakan oleh License Compliance Manager, Anti S. Suryaman dalam konferensi pers yang diadakan oleh Microsoft dan Mabes Polri di Jakarta Kamis (3/4). Operasi tersebut disasarkan kepada WK, salah satu komputer Harco Mangga Dua, dilakukan oleh Tim Kepolisian dari 11.30 hingga 16.00 WIB.

Kemudian Polisi memperluas razia dengan mendatangi One FI, salah satu pemasok WK yang juga berada di Harco. "Saat itu dilakukan penyitaan terhadap label-label COA tersebut," kata Direktur Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Brigadir Jenderal Wenny Warouw dalam keterangan persnya.

Anti mengungkapkan, 30 label yang ditemukan didinyalir merupakan sisa dari peredaran COA palsu dari jaringan yang sudah bergerak di tingkat nasional. Oleh karena itu, dia mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati. Menurut Legal Corporate Affairs Microsoft Operations PTE, Jonathan Selvasegaram, kesadaran masyarakat Indonesia untuk melengkapi komputernya dengan COA yang legal belum terwujud.

Pasalnya hasil survei yang dilakukan Microsoft membuktikan bahwa 51 persen pengguna komputer di seluruh Indonesia masih menggunakan software dan sistem operasi yang palsu. "Padahal label COA palsu ini dijual dengan harga US$ 70-75, hanya selisih sekitar US$ 5 saja dari yang asli," ujar Anti.

Anti menganggap penipuan semacam ini sangat merugikan pelanggan. Oleh karena itu berbagai cara, baik teknis maupun non teknis telah ditempuh Microsoft bekerja sama dengan jajaran Kepolisian untuk menghindarkan masyarakat dari segala produk Microsoft palsu.

Upaya itu diantaranya adalah validasi lisensi secara online, edukasi kepada pelanggan dan pedagang, dan juga tindakan tegas terhadap pelaku pembajakan. "Bahkan kami juga memberi kemasan dobel pada paket asli untuk menghindarkan parallel import," kata Anti.

Ig. Widi Nugroho


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Windows XP Menjelang Ajal
Penuntasan Kasus Software Ilegal Masih Minim
Legalisasi Piranti Lunak di Depkominfo Tuntas 2008
Norton Antivirus untuk Mac OS
Cip Diamondville untuk Komputer Murah
Iklan Dinamis dalam File PDF
Zoho Bisa Diedit Offline
Masyarakat Teknologi Informasi Terbentuk Tahun Depan
Industri Kreatif Butuh Dukungan Perbankan
Sepasang Pembaruan Windows
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120421 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data