Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Kumpulkan Bankir untuk Makan Siang
Jum'at, 04 April 2008 | 13:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumpulkan pejabat-pejabat perbankan Indonesia untuk makan siang di Istana Merdeka hari ini.

Presiden yang mengenakan batik oranye dan peci hitam tiba di lokasi makan siang tepat pukul 13.00 WIB. Dalam sambutannya, Presiden menyebut acara makan siang ini sebagai acara silaturahim. "Sektor perbankan saat ini sedang terpukul," kata Presiden di depan podium di hadapan para undangan.

Istana Kepresidenan menyediakan sembilan meja yang masing-masing diisi oleh kurang lebih lima orang. Salah satu menu makan siang adalah mie bakso. Makanan ditaruh di tempat prasmanan di sisi kiri meja para undangan.

Ketua Perbanas Sigit Pramono duduk satu meja dengan Direktur Utama BRI Sofyan Basri, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Boediono, dan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah.

Meja lain diisi oleh Direktur Bank Mandiri Agus Martowardojo, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Aburizal Bakrie. Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa dan Menteri Komunikasi dan Informatika M. Nuh pun mengikuti acara makan siang ini.

FANNY FEBIANA / NININ DAMAYANTI

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 04 April 2005
Vonis untuk Orang di Balik Layar | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 28 Maret 2005
Kisah Saham yang Tergadai | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Bunga Serasi Berbuah Bala | 07 Maret 2005
Mosi Tak Percaya atau Apa | 28 Pebruari 2005
Mengkaji Hoki Berjodoh | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 31 Januari 2005
Bank Indonesia Harus Lebih Awas | 31 Januari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kajian Obligasi BRI Senilai Rp 1 Triliun Rampung Maret
Kredit Perbankan di Solo Tumbuh 25 Persen
Bank Sentral Amerika Kembali Turunkan Suku Bunga
Anwar Nasution Bantah Setujui Penggunaan Dana YPPI
Aset Perbankan Syariah di Solo Meningkat
Bank Diminta Tingkatkan Edukasi Masyarakat
Pemerintah Minta Waktu Enam Bulan
Khazanah Jajaki Merger Lippo dan Niaga
Bank DKI Incar 10 Persen Wajib Pajak
SMF Terbitkan Obligasi Maret 2008
> selengkapnya...

Referensi

Latar Belakang Gugatan BDB
Kronologi Kondisi Keuangan PT. BDB Tahun 2002-2004
Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Status Pengutang BPPN
Profil Iwan Prawiranata
Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Penyaluran Kredit Perbankan Nasional

Website

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Bank Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120452 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data