|
Tak Tepat, Kalla Rangkap Jabatan Menko Perekonomian
Jum'at, 04 April 2008 | 20:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ekonom Universitas Indonesia, Faisal Basri, menilai dukungan Partai Golkar agar jabatan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian dirangkap Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak tepat. Sebab Kalla yang juga seorang pengusaha dikhawatirkan bias kepentingan dengan rangkap jabatan itu.
Faisal juga tidak setuju dengan wacana jabatan Menteri Koordinator Perekonomian dirangkap Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Sebab pekerjaan Sri Mulyani sudah teramat berat mengurusi penerimaan negara dan membagi-bagikan dana belanja negara.
Sementara figur lain yang disebut-sebut, seperti Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, Kuntoro Mangkusubroto dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro juga dinilai kurang pas. "Mereka sebaiknya berkonsentrasi dengan pekerjaannya masing-masing."
Faisal menyarankan jabatan Menteri Koordinator Perekonomian dikosongkan. Toh selama ini jabatan itu hanyalah kuasi kabinet yang tidak diperlukan. Fungsi koordinasi bisa diambil alih presiden. Namun bila tetap diperlukan, presiden menyerahkan kepada orang kepercayaannya yang bisa diandalkan.
AGUS SUPRIYANTO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|