|
Intensifikasi Pajak Mulai Efektif
Jum'at, 04 April 2008 | 20:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah mengklaim upaya intensifikasi pajak sudah mulai efektif mendorong wajib pajak membayarkan kewajibannya kepada negara. Direktur Jenderal Pajak Darmin Nasution mengatakan, efektifnya intensifikasi pajak itu bisa dilihat dari meningkatnya penerimaan pajak pada kwartal pertama 2008.
Dalam dua tahun terakhir, kata Darmin, pihaknya terus mengupayakan ekstensifikasi dan intensifikasi untuk meningkatkan penerimaan negara. Misalnya, aparat pajak mengintensifkan pemeriksaan kepada 200 pembayar pajak terbesar, pemanggilan perusahaan besar di sektor perkebunan sawit, dan tambang batu bara.
Diungkapkannya, penerimaan pajak nonminyak dan gas pada kwartal pertama 2008 mencapai Rp 113,5 triliun atau naik 42,7 persen dibanding periode sama 2007 sebesar Rp 79,56 triliun. Sementara penerimaan pajak dari minyak dan gas Rp 14,43 triliun atau tumbuh 149,2 persen dibanding periode sama 2007 sebesar Rp 5,788 triliun.
"Pertumbuhan itu jauh di atas rata-rata yang pernah kami capai," kata Darmin di Jakarta Jum'at (4/4). Selama lima tahun terakhir, pada kwartal pertama penerimaan pajak rata-rata hanya tumbuh 19,4 persen. Karena itu Darmin optimistis target penerimaan pajak di APBN 2008 sebesar Rp 525,5 triliun bakal tercapai.
AGUS SUPRIYANTO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|