|
1,2 juta Ton Minyak Goreng Curah Diubah ke Kemasan
Senin, 07 April 2008 | 18:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan mengubah bentuk minyak goreng curah ke kemasan. Volume minyak goreng curah yang akan dialihkan minimal 1,2 juta ton atau setara dengan besar konsumsi minyak goreng rumah tangga per tahun. Direktur Bina Pasar dan Distribusi Departemen Perdagangan Gunaryo mengatakan, volume itu sesuai dengan kebutuhan rumah tangga.
Dia menjelaskan, pengalihan dari curah ke kemasan memudahkan pemerintah menstabilkan harga di tingkat eceran. Menurut Gunaryo, minyak goreng curah sangat mudah terpengaruh harganya. "Jika dalam kemasan sulit bagi pedagang dibuka dan diisi ulang (dispekulasi)," ujarnya, Senin (7/4). Minyak goreng kemasan dinilai harganya lebih stabil di pasaran.
Hingga akhir pekan lalu, pantauan harga dan distribusi kebutuhan pokok oleh Departemen Perdagangan menunjukkan harga rata-rata minyak goreng curah nasional masih tinggi, sekitar Rp 11.541 per kilogram. Sedangkan harga minyak goreng kemasan sekitar Rp 8.867 per 620 mililiter.
Menurut Gunaryo, pemerintah akan mematangkan rencana mengubah minyak goreng ke kemasan. Sebab selama ini, minyak goreng curah paling banyak dikonsumsi masyarakat.
Mengenai tambahan biaya yang menyebabkan harga jual lebih mahal, kata dia, kenaikannya tak siginifikan dibandingkan kualitas produk. Gunaryo mengatakan, produsen bebas menentukan untuk melakukan pengemasan minyak goreng. Pemerintah, menurut dia, hanya mendorong masyarakat mengkonsumsi minyak goreng yang higienis.
Pada 2008 pemerintah telah menganggarkan subsidi minyaki goreng sebesar Rp 500 miliar. Dana tersebut untuk mengatasi kenaikan harga minyak goreng di pasar dengan melakukan operasi pasar di sejumlah daerah.
RR ARIYANI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|