Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

ASEAN Siapkan Standar Perikanan Budidaya
Senin, 07 April 2008 | 19:06 WIB

TEMPO Interaktif, DENPASAR:
Pusat Pengembangan Budidaya Perikanan Asia Tenggara atau South East Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) akan membentuk aliansi sebagai standar budidaya udang di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) atau ASEAN Shrimp Aliance (ASA).

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Made L. Nurdjana, mengatakan ASA dibuat untuk menyamakan standar budidaya udang. Tujuannya agar negara-negara ASEAN mempunyai posisi tawar di pasar dunia, terutama Amerika Serikat dan Eropa.

Sebab, kata dia, selama ini negara-negara itu memiliki kriteria yang ketat dalam mengimpor hasil perikanan budidaya, termasuk udang. “Padahal udang adalah komoditas unggulan anggota SEAFDEC,” kata Made di Denpasar Senin (7/4).

Menurut Direktur Pengolahan Hasil DKP, Achmad Poernomo, posisi ASA nantinya sama dengan badan standarisasi di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara-negara lain. Sehingga negara-negara ASEAN memiliki posisi tawar dan bisa mengharmonisasikan standar perikanan budidaya yang ada. "Bila ASEAN bisa terima standar yang mereka ajukan, maka mereka juga harus menerima standar ASEAN" kata Poernomo.

Ari Astri Yunita

Dari Arsip Majalah TEMPO
Kini Muncul Apollo | 29 Oktober 1977
Mengejar Harimau Di Laut Dan Darat | 29 Oktober 1977
Mengejar Harimau Di Laut Dan Darat | 29 Oktober 1977
"Susu Maut" Di Kisaran | 24 September 1977
"Susu Maut" Di Kisaran | 24 September 1977
Aman Dari Pukat Harimau | 12 Agustus 1978
Berbau Amis | 16 Oktober 1976
Menangkap Ikan Dengan Satelit | 14 Januari 1984
Manajer Gratis | 13 April 1985
Dari Tuna Ke Udang | 23 Agustus 1986
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anglerfish Aneh
Anggaran Perikanan Budi Daya Rp 492,3 Miliar
Akibat Banjir, Perikanan Budidaya Rugi Rp 163,98 Miliar
Pemerintah Revisi Peraturan Usaha Perikanan Tangkap
Pemerintah Bangun Kluster Rumput Laut
Indonesia Harus Kembangkan Industri Perikanan
Ribuan Ikan Mati Terdampar di Kuta
Produksi Ikan Air Tawar Danau Tempe Turun Drastis
Pemerintah Didesak Klarifikasi Tuduhan Cina
Eksplorasi Ikan di Selat Bali Melampaui Batas
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120652 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data