Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tarif Melintas Langit Indonesia Akan Naik 100 Kali Lipat
Selasa, 08 April 2008 | 13:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Departemen Perhubungan mempersiapkan kenaikan tarif melintas di wilayah udara Indonesia (en-route charge) bagi pesawat domestik maupun pesawat asing. Sebab besaran tarif US$ 5 sen per penerbangan saat ini dinilai terlalu murah.

"Sudah sepuluh tahun belum naik," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Budhi Muliawan Suyitno di gedung parlemen Selasa (8/4). Rencananya, tarif akan dinaikkan menjadi US$ 5 per penerbangan.

Menurut Budhi, kenaikan akan terealisasi sekitar tiga tahun lalu. Pemerintah masih harus menyempurnakan layanan navigasi bagi pesawat yang melintas untuk mengimbangi tarif baru tersebut.

Asosiasi Penerbangan Internasional atau International Air Transport Association (IATA), kata Budhi, menyetujui rencana kenaikan tarif tersebut. Tapi IATA meminta layanan navigasi Indonesia ditingkatkan. "Mintanya setara dengan Australia,"ujarnya.

Dia menjelaskan, peningkatan layanan navigasi itu meliputi komunikasi antara pesawat dan pemantauan kapasitas pesawat atau separasi di suatu ruang udara (airways). Salah satunya bertujuan untuk mengurangi titik-titik kemacetan lalu lintas udara Indonesia.

Untuk itu, akan dipasang 30 infrastruktur sistem navigasi Automatic Dependendent Surveilance Broadcast (ADS-B) di Indonesia. Saat ini baru 5 ADS-B yang terpasang. "Setelah semua terpasang, baru diintegrasikan dengan radar-radar exixting," jelas Budhi.

(Harun Mahbub)


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rute Adam Air Belum Terlayani Penuh
Karyawan Adam Air Belum Digaji
KNKT Menolak Investigasi Kasus Garuda
Indonesia Terapkan Sistem Baru Manajemen Transportasi Udara
Kinerja Keuangan Maskapai Perlu Diaudit
Penumpang Pesawat Tujuan Arab Meningkat
Pesawat Superjumbo A380 Terbang Rutin ke Tokyo
IATA : Keselamatan Penerbangan Indonesia Membaik
Adam Belum Pastikan Soal Penutupan Perusahaan
Libur Panjang, Maskapai Panen
> selengkapnya...

Referensi

Lalai Membalas Surat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120710 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Wakil Presiden Tutup Raimuna IX
God Save the Queen di Silverstone
Pemerintah Banyuwangi Alokasikan Biaya Berobat Keluarga Miskin
Mayoritas SD Negeri di Kabupaten Malang Belum Bersertifikat
Panwas Protes KPU Jawa Timur

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data