Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Shell Pasok Bahan Bakar ke PLN
Kamis, 10 April 2008 | 18:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Shell Indonesia melakukan kerja sama operasi dengan PT Kutilang Paksi Mas untuk memasok bahan bakar minyak ke PT PLN (Persero). Bahan bakar tersebut untuk memenuhi kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Grati, Pasuruan dan Belawan selama tiga tahun.

Kontrak jual beli bahan bakar jenis minyak solar (high speed diesel/HSD) senilai Rp triliun. Jumlah itu terdiri dari Rp 13 triliun untuk pembangkit Grati dan Rp 5,4 triliun untuk Belawan.

Menurut Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar, pembelian bahan bakar dari swasta itu merupakan pertama kali yang dilakukan PLN. Sebelumnya, pasokan bahan bakar untuk pembangkit diperoleh dari Pertamina. "Pembelian itu amanah dari rapat umum pemegang saham dan konsekwensi pemberlakuan Undang-Undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi," ujarnya, Kamis (9/4).

Pembelian bahan bakar dari Shell itu, kata Fahmi, menghemat biaya bahan bakar PLN sebesar Rp 750 miliar. Pengeluaran untuk bahan bakar untuk pembangkit mencapai 70 persen dari total biaya energi primer.

Berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) kebutuhan minyak solar pada tahun ini mencapai enam juta kiloliter per tahun. Sedangkan minyak bakar sebesar tiga juta kiloliter dari Pertamina.

Fahmi mengatakan, saat ini biaya energi primer PLN mencapai Rp 83 triliun. Sedangkan pendapatan dari penjualan listrik Rp 75 triliun. Pemerintah telah menyepakati dengan parlemen untuk mengcurukan subsidi listrik sebesar Rp 60,3 triliun.

Dalam dokumen dengan nomor 333/K/DK/2007, piutang usaha Pertamina kepada PLN dan afiliasinya mencapai Rp 26,16 triliun atau meningkat Rp 13,02 triliun dibanding saldo per 31 Desember 2006 sebesar Rp 13,44 triliun. Dokumen dengan tanggal 29 November 2007 itu menyatakan Dewan Komisaris Pertamina meminta agar direksi Pertamina berkoordinasi dengan Menteri Keuangan dan PLN untuk penyelesaiannya.

Presiden Direktur Shell Indonesia, Darwin Silalahi mengatakan pasokan bahan bakar mulai masuk bulan Mei-Juni mendatang. Bahan bakar tersebut, kata dia, berasal dari kilang-kilang di Singapura, regional dan Asia. Shell memberikan harga minyak solar dengan menggunakan patokan Mid Oil Platts Singapura (MOPS) ditambah 3,35 persen pada tahun pertama dan 3,45 persen pada tahun kedua dan ketiga.

NIEKE INDRIETTA

Dari Arsip Majalah TEMPO
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Memuntir Harga Minyak Impor | 21 Maret 2005
Tak Minyak, Arang pun Jadi | 21 Maret 2005
Tidak Akan Transparan | 14 Maret 2005
Penggarong Kayu Layak Dipancung | 07 Maret 2005
Adu Tangguh untuk Siapa | 07 Maret 2005
Di Luar Kontrol Pemerintah | 07 Maret 2005
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Minyak | 07 Maret 2005
Menanti di Ambang Tak Terjangkau | 21 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga Batam Tolak Smart Card BBM
Presiden Yudhoyono : Pemerintah Tak Terburu-buru Menaikkan BBM dan Listrik
Harga Minyak Mentah Tidak Akan Lampaui US$ 100
Presiden Minta Pembatasan BBM Tidak Buru-Buru
Konversi BBM ke Gas Dinilai Lebih Efektif
Desember, BBM Nonsubsidi Naik
Minyak Tanah Langka Lagi
Penjualan BBM di Jalur Pantura Naik 15 Persen
Angkatan Laut Tangkap Penyelundupan Solar
Kejaksaan Akan Kembalikan Berkas Solar Oplosan
> selengkapnya...

Referensi

Siapa Boleh Membeli
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120951 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Tabrakan Beruntun di Tol Simatupang
Bapepam-LK Umumkan Dua Nama Calon Komisaris BEI
Hari Ini Lima Demonstrasi di Jakarta
Polisi Akses 160 CCTV Obyek Vital Ibukota
Suara NU ke Pasangan Karsa, Perempuan ke Kaji

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data