Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BI Kecewa Penahanan Burhanuddin Abdullah
Kamis, 10 April 2008 | 18:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dewan Gubernur Bank Indonesia menyesalkan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dalam kasus penggunaan dana Yayasan pengembangan Perbankan Indonesia. “Dewan Gubernur Bank Indonesia juga merasa prihatin atas penahanan pemimpin kami, Burhanuddin Abdullah,” kata Dewan Gubernur BI dalam siaran pers kemarin.

Gubernur Bank Indonesia dan Pegawai Bank Indonesia yang terkait perkara ini telah senantiasa menghormati keseluruhan proses hukum yang berlaku, dan telah menunjukkan sikap sebagai warga negara yang taat hukum dengan memenuhi panggilan, dan memenuhi setiap permintaan keterangan yang diperlukan dalam pemeriksaan.

Terkait dengan pelaksanaan tugas, Bank Indonesia yang dipimpin oleh Dewan Gubernur telah memiliki prosedur dan mekanisme kerja yang baku dalam menjalankan tugas yang diamanatkan oleh Undang-Undang BI guna menjaga stabilitas makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan.

Para Pegawai bank sentral juga menyesalkan penahanan Burhanuddin Abdullah oleh lembaga anti-korupsi. Ketua Ikatan Pegawai BI (IPEBI) Dian Ediana Ray mengatakan selama ini Burhanuddin sangat kooperatif kepada KPK. "Kami sangat prihatin dia (Burhanuddin) ditahan," kata Dian saat dihubungi melalui telepon seluler di Jakarta, Kamis (10/4).

Dia mengharap agar KPK menegakkan hukum seadil-adilnya, artinya KPK harus menindak siapapun yang terlibat dalam kasus BI ini. " Jangan terkesan ada yang dikorbankan dan ada yang diselamatkan," ujarnya.

Menurut dia, pegawai BI akan tetap bekerja secara profesional dan juga memberi dukungan moral kepada Burhanuddin dalam menghadapi kasus yang membelitnya. IPEBI juga akan meminta pengacara gubernur segera melakukan langkah hukum.

Terlepas dari kasus yang menimpa Gubernur BI, lanjut dia, dimata pegawai Burhanuddin dinilai sebagai figur yang sangat dekat dengan pegawai dengan pola kepemimpinan yang demokratis.

"Gubernur sangat care dengan pegawai dan eksistensi BI," kata dia.

Eko Nopiansyah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Dibidik dari Segala Penjuru | 11 April 2005
Longsor Digoyang Inflasi | 11 April 2005
Mosi Tak Percaya atau Apa | 28 Pebruari 2005
Bank Indonesia Harus Lebih Awas | 31 Januari 2005
Seperti Membunuh Kanker dengan Sup  | 15 Desember 1998
Rekapitalisasi Itu Mengundang Risiko  | 24 November 1998
Bisnis Sepekan | 17 Januari 2005
Bisnis Sepekan | 03 Januari 2005
Melacak Raibnya Kasbon BI  | 03 November 1998
Jangan-Jangan Angan-Angan  | 27 Oktober 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPR Sahkan Boediono Jadi Gubernur Bank Indonesia
Boediono Dicecar soal BLBI
PDI P Dukung Boediono Jadi Gubernur BI
Kubu Penolak Makin Optimistis
Burhanuddin Kembali Penuhi Penggilan KPK
Gubernur BI Pastikan Tak Penuhi Panggilan KPK
Presiden Ajukan Nama Calon Gubernur BI Besok
Calon Gubernur Bank Indonesia Disarankan Bukan Orang Dalam
Lagi, Besan Presiden Diperiksa KPK
Kegiatan Perkasan BI Tetap Buka Jumat Depan
> selengkapnya...

Referensi

Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
PP RI No. 47 Tahun 2001 Tentang Perubahan Keempat Atas PP No. 17 Tahun 1999 Tentang Badan PenyehatanPerbankan Nasional
> selengkapnya...

Website

Bank Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120953 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Djoko Suprapto Masih Jalani Pemeriksaan
BLT Bojonegoro Dicairkan Besok
Pasangan Karsa Unggul di Jombang
Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data