Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ancaman Krisis Pangan, Lumbung Beras Disiapkan
Jum'at, 11 April 2008 | 15:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menghadapi ancaman krisis pangan di sejumlah negara di Asia, Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengatakan bahwa lumbung-lumbung beras di desa-desa harus segera diaktifkan lagi. "Jangan terlena, segera lakukan stok beras," kata Anton seusai rapat koordinasi bidang ekonomi di Departemen Komunikasi dan Informatika, pada Jumat pagi (11/4) di Jakarta.

Meski sedang dalam kondisi panen raya, kata dia, mau tidak mau Indonesia harus siap menghadapi gejala krisis pangan yang sedang terjadi terjadi di Asia. Karena itu, pemerintah terus mendorong Perum Bulog dan juga pemerintah di berbagai daerah untuk terus mengisi stok pangan di wilayah mereka masing-masing.

Stok pangan ini penting untuk kondisi-kondisi ketika terjadi musibah dan bencana alam. Selain itu, pada kondisi tidak ada bencanapun, ketika harga beras melonjak seperti yang terjadi belakangan ini, maka ketersediaan pangan dapat diambil dari stok. "Maka harus diaktifkan lagi lumbung beras di setiap desa," kata Anton.

Di dalam negeri, Anton mengatakan, kekhawatiran karena krisis pangan itu bisa diredam karena rata-rata produksi beras Indonesia meningkat dibandingkan negara-negara lain.Sebagai contoh, produksi beras Indonesia pada tahun 2007 meningkat 4,8 persen. "Ini satu prestasi yang belum pernah kita capai," ujarnya.

Kenaikan produksi beras dan stok yang cukup itulah yang membantu harga beras dalam negeri tetap stabil pada saat harga di negara-negara lain naik. Ia kemudian membandingkan produksi beras di negara lain seperti China yang hanya naik 1,3 persen dan Thailand yang naik sekitar satu persen. Sedangkan produksi beras India dan Banglades justru turun.

Akan tetapi, mengingat akan terjadinya musim paceklik yang kemungkinan datang pada September dan Oktober tahun ini, pembentukan ketersediaan pangan melalui stok dan lumbung dinilai sangat penting. Hal ini agar harga bisa lebih stabil karena pada masa itu produksi beras nasional perbulan lebih rendah daripada kunsumsinya.

ARTI EKAWATI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

G8 Didorong Ikut Atasi Krisis Harga Pangan
Mari Bantah Indonesia Krisis Pangan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121040 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data