Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Biodiesel Jarak Pagar Siap Gantikan CPO
Minggu, 13 April 2008 | 06:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengembangan Bahan Bakar Nabati jenis Biodiesel akan lebih mengandalkan tanaman jarak pagar ketimbang minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO).

Sekretaris Tim Nasional BBN, Evita Legowo mengatakan biodiesel dari tanaman jarak pagar ini akan siap memasuki tahap komersial pada 2010. "Industri malah menyatakan siap komersial 2009," kata Evita kepada Tempo. .

Tingginya harga CPO menyebabkan pengembangan biodiesel terhambat karena bersaing dengan bahan pangan. Padahal, CPO bahan baku biodiesel. Otomatis, penjualan biodiesel terhambat.

Selain itu, harga CPO menyebabkan biaya produksi tinggi. Padahal, PT Pertamina (Persero) menjual biodiesel dengan merek dagang biosolar, dengan harga seperti solar (transportasi) bersubsidi yaitu sekitar Rp 4.300 per liter. Sementara harga pasar biosolar telah mencapai sekitar Rp 9.000 per liter. Alasannya, Pertamina merupakan pelaksana program BBN yang ditunjuk pemerintah.

Tak kuat menanggung selisih harga jual dengan biaya produksi, Pertamina pun ancang-ancang kembali menurunkan kadar BBN pada biosolar menjadi 1 persen mulai bulan depan. ]

Awal peluncuran proyek BBN pada 2006, kandungan BBN pada biosolar sebesar 5 persen. Namun mulai April 2007, Pertamina menurunkan kadar BBN menjadi 2,5 persen. Pengurangan kandungan nabati pada biodiesel yang dipasarkan dengan merek dagang Biosolar ini terpaksa dilakukan karena harga bahan baku yang melonjak mengikuti harga CPO.

Menurut Evita, pengembangan Biodiesel dengan jarak pagar tidak akan bersaing dengan pangan, sehingga relatif lebih aman. Proses mengolah jarak pagar menjadi biodiesel--dari mulai menanam, panen sampai pengolahan--butuh waktu lima tahun.

Nieke Indrietta


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga BBM Di Amerika Serikat Melonjak Tajam
Pengusaha Desak Pemerintah Naikkan Harga Bahan Bakar
Kebijakan Energi Pemerintah Dinilai Tak Konsisten
Penyelundupan Minyak Bersubsidi Mulai Terjadi
BPH Migas Usulkan Mekanisme Batasi BBM Bersubsidi
Angkatan Laut Tangkap Penyelundupan Solar
Pertamina Tambah Pasokan Premium di Banten
Universitas Sebelas Maret Kembangkan Bahan Bakar dari Oli Bekas
Gas dan Minyak Tanah di Jatim Cukup Untuk Lebaran, Natal dan Tahun Baru
Uji Coba Pertama Jatropha 100 Persen
> selengkapnya...

Referensi

Siapa Boleh Membeli
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121132 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Keluarga Yakin Jika Nanik Dibunuh Ryan
Djoko Suprapto Masih Jalani Pemeriksaan
BLT Bojonegoro Dicairkan Besok
Pasangan Karsa Unggul di Jombang
Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data