Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Konsumsi Minyak Bumi Dominan Hingga 2030
Senin, 14 April 2008 | 13:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro memperkirakan konsumsi minyak mentah dunia masih dominan sampai 2030. "Dominasi minyak bumi di dunia diperkirakan sampai 2030," kata Purnomo dalam acara Seminar Pengembangan Bahan Bakar Alternatif di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (14/4)

Purnomo melanjutkan, setelah itu penggunaan minyak bumi digantikan batu bara dan gas. Pemakaian nuklir diperkirakan mulai berkembang 2030. "Karena minyak, gas dan batu bara mulai habis," katanya.

Saat ini harga minyak mentah cukup tinggi, di atas US$ 100 per barel. Konsumsi minyak mentah, seperempatnya adalah Amerika Serikat, yaitu sekitar 20 juta barel BBM per hari. Total konsumsi dunia 80 juta barel BBM per hari.

Sementara itu di Indonesia, menurut Purnomo, sampai tahun 2010, penggunaan bahan bakar untuk transportasi masih didominasi BBM fosil. Alasannya, masih ada subsidi untuk BBM. Dia melanjutkan, industri cenderung beralih ke bahan bakar alternatif ketika harga minyak mentah naik.

Nieke Indrietta-TNR


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121197 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Wakil Presiden Tutup Raimuna IX
God Save the Queen di Silverstone
Pemerintah Banyuwangi Alokasikan Biaya Berobat Keluarga Miskin
Mayoritas SD Negeri di Kabupaten Malang Belum Bersertifikat
Panwas Protes KPU Jawa Timur

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data