Pemerintah Optimistis Indonesia Tahan Krisis

Senin, 14 April 2008 | 19:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Perencanaan Makro Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Prijambodo optimistis ketahanan pangan Indonesia cukup baik. Krisis pangan diyakini tidak akan terjadi dan stabilitas keamanan tidak terganggu.

Gangguan stabilitas keamanan terjadi di negara yang ketahanan pangannya lemah. Selain itu, cadangan devisa tidak mencukupi. Bambang mencontohkan negara-negara di benua Afrika seperti Burkina Faso dan lainnya. "Kalau Indonesia, ketahanan pangan dan devisa masih cukup baik," katanya.

Dia yakin harga komoditas pangan dunia akan kembali melunak pada semester kedua tahun ini. Harga beras, gandum dan minyak sawit mentah, akan mulai stabil. Sementara di dalam negeri, Bambang menilai stok beras masih mencukupi sehingga harganya akan relatif stabil. Itu telah terindikasikan dengan kontribusi beras terhadap inflasi yang rendah yaitu -0,17.

Pemerintah juga telah menyiapkan kebijakan untuk mengatasi goncangan kenaikan harga komoditas pangan dengan menjaga daya beli dan stabilitas harga, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu. Program-program antara lain seperti beras miskin, subsidi minyak goreng, terigu dan lainnya.

Gunanto E S

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :