|
Minyak Mentah Di Atas US$ 113
Rabu, 16 April 2008 | 10:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga minyak mentah melambung hingga US$ 113 per barel pada perdagangan di bursa berjangka New York hari ini. Sebelumnya, pada perdagangan kemarin, 15 April, minyak mentah mencapai US$ 114,08 per barel atau rekor baru sejak tahun 1983.
Permintaan global atas bahan baku dan pelemahan nilai tujar dolar meningkatkan harga minyak mentah dan juga komoditi lain seperti jagung, beras dan emas. Permintaan energi yang besar ditunjukkan dari impor diesel Cina yang pada Maret lalu naik 49 persen.
"Negara-negara berkembang terus tumbuh yang meningkatkan permintaan atas barang logam, biji-bijian dan energi," kata Eric Wittenauer, seorang analis energi dari Wachovia Securities, seperti dikutip dari Bloomberg.
Dibandingkan perdagangan kemarin, minyak mentah untuk bulan Mei turun 26 sen menjadi US$ 113,53 per barel. Bensin untuk pengiriman Mei naik 5,93 sen dolar menjadi di posisi US$ 2,881 per galon.
Kenaikan minyak mentah memberi pergerakan posistif pada dua perusahaan energi raksasa dunia, Exxon Mobil Corp.dan Chevron Corp. Exxon, perusahaan minyak terbesar di Amerika mgalami kenaikan saham menjadi US$ 1,10 sejak Januari menjadi US$ 90,80. Sementara itu Chevron naik 87 sen menjadi US$ 90,17.
OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries) memperkirakan permintaan minyak 2008 sebesar 86,97 juta barel per hari atau menambah 1,2 juta barel per hari dari tahun permintaan tahun 2007. Menurut International Energy Agency, permintaan minyak Cina tahun ini akan meningkat 4,7 persen menjadi 7,9 juta barel per hari.
Bloomberg I Yuliawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|