Kekhawatiran Pelaku Pasar Dinilai Berlebihan
Rabu, 16 April 2008 | 18:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Surat Berharga Negara Departemen Keuangan Bhimantara Widyajala menilai kekhawatiran para pelaku pasar sering kali berlebihan. Padahal menurutnya kondisi fundamental ekonomi dalam negeri saat ini cukup baik.
"Jika sedang diliputi sentimen negatif umumnya investor menambahkan premi resiko atas kekhawatiran tersebut sehingga yield dinaikan," katanya.
Para pelaku pasar lebih memperhitungkan faktor eksternal di pasar global, termasuk pasar komoditas sehingga cenderung hati-hati. Meskipun demikian, tambah Bhima sentimen pelaku pasar sudah lebih positif di pasar domestik.
Kepercayaan yang membaik ini, menurutnya dapat dilihat dari data kepemilikan SUN per 15 April 2008 menunjukan peningkatan kepemilikan investor asing menjadi Rp 85,20 triliun. Angka ini meningkat dari posisi akhir Maret yang berada pada posisi Rp 80,74 triliun.
Penerbitan seri Variable Rate (VR) kemarin yang dimulai lagi sejak vakum pada 2002 menurutnya juga cukup diminati investor sehingga harganya juga relatif bagus. Seri VR ini menurutnya diperlkan untuk investor yang ingin mendivesrifikasi portofolio investasi di SUN.
Gunanto E S




Komentar Anda :